Aksi Nekat Bajing Loncat di Belawan: Terekam Kamera Curi Minyak Goreng dari Truk Tangki Saat Melaju
Tangkapan layar seorang laki-laki tengah mencuri minyak goreng dari truk tangki--
BELAWAN, RADARPENA.CO.ID – Sebuah aksi berbahaya terekam kamera dan viral di media sosial. Seorang pria diduga melakukan pencurian minyak goreng dari truk tangki yang tengah melaju di kawasan Belawan, Medan, Sumatera Utara.
Aksi ini terjadi pada Senin (19/5/2025) dan diunggah oleh akun Instagram @tkpmedan.
Dalam rekaman berdurasi singkat itu, pelaku yang disebut sebagai “bajing loncat” terlihat dengan berani bergelantungan di bagian belakang truk tangki bermerk Madina.
BACA JUGA:Oknum Guru Ngaji di Palu Diduga Cabuli Anak di Bawah Umur, Pelaku Akui Perbuatannya
Sambil membawa ember, pria tersebut membuka kran tangki minyak goreng dan mengisi wadahnya, sebelum akhirnya melompat turun kembali ke jalan raya.
Tindakan ini dilakukan saat kendaraan masih dalam kondisi berjalan, sehingga menimbulkan risiko tinggi terhadap keselamatan pelaku dan pengguna jalan lainnya.
View this post on Instagram
“Bajing loncat, bajing loncat namanya ini. Nggak takut mati ini! Yang penting dapat. Ini pemandangan biasa di Belawan,” ujar perekam video dalam narasi yang terdengar jelas.
Fenomena yang Tak Asing di Belawan
Menurut warga sekitar, aksi serupa bukanlah hal baru. Paino, seorang pengendara yang melintas di lokasi kejadian, mengatakan bahwa praktik bajing loncat cukup sering dijumpai di wilayah tersebut.
“Kalau di daerah sini, jangan ditanya lagi, Bang. Banyak seperti itu. Kami di sini sudah nggak kaget lagi,” ujar Paino.
BACA JUGA:Polri Kantongi Identitas Pelaku yang Terlibat di Grup Facebook Fantasi Sedarah
Meskipun dianggap “biasa” oleh sebagian warga, peristiwa ini tetap memicu kekhawatiran publik, terutama terkait aspek keselamatan dan meningkatnya tindak kriminal di jalan raya.
Aksi pencurian secara terbuka di tengah lalu lintas padat ini menjadi sorotan serius. Publik mendesak aparat kepolisian untuk segera mengidentifikasi dan menangkap pelaku, sekaligus memperketat pengawasan di titik-titik rawan kejadian serupa.
Selain berdampak pada kerugian materiil, aksi nekat seperti ini juga dapat memicu kecelakaan lalu lintas, baik terhadap pelaku sendiri maupun pengguna jalan lain.
Pihak kepolisian belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait insiden ini, namun masyarakat berharap tindakan tegas dapat segera diambil demi menjaga keamanan dan keselamatan di jalan raya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: