Profil Sekdes Lamongan yang Terseret Skandal Perselingkuhan dengan Kades

Profil Sekdes Lamongan yang Terseret Skandal Perselingkuhan dengan Kades

Ida Nur Hayati, Sekdes Kendalkemlagi, Kecamatan Karanggeneng, Kabupaten Lamongan, yang terseret kasus perselingkuhan dengan Kades--net

LAMONGAN, RADARPENA.CO.ID — Nama Ida Nur Hayati (INH), Sekretaris Desa (Sekdes) Kendalkemlagi, Kecamatan Karanggeneng, Kabupaten Lamongan, menjadi perbincangan publik setelah terseret dalam dugaan skandal yang melibatkan dirinya dengan Kepala Desa Kendalkemlagi, Iwan Fanani (IF).

Isu ini mencuat setelah beredarnya sebuah foto pribadi yang memperlihatkan dua sosok diduga IF dan INH sedang berada di dalam kamar kos. 

Foto tersebut viral di media sosial dan sejumlah grup WhatsApp masyarakat desa, sehingga memantik berbagai reaksi dari warga dan netizen.

BACA JUGA:Kediamannya Digeruduk Aparat Berseragam, Atalarik Minta Tolong Presiden Prabowo dan Dedi Mulyadi

Alumni FISIP UB yang Juga Aktif Sebagai Konten Kreator

Berdasarkan unggahan akun Twitter @TukangBedah00, sosok Ida Nur Hayati, merupakan alumni kebanggaan FISIP UB Malang angkatan 2012.

Berdasarkan jejak digitalnya terungkap, bahwa Ida Nur Hayati pernah mengaku di depan mahasiswa bahwa ia mendapat jabatan Sekdes Kendalkemlagi dengan penuh perjuangan.

Hal itu disampaikan Ida Nurhayati saat menjadi pembicara dalam forum online yang digelar Universitas Brawijaya.

"Saya lulus 2017 kemudian ikut CPNS tapi gagal. Akhir 2017 kami mendengar ada seleksi sekretaris desa. Tapi saat keluarga saya tanya ke kepala desa bilangnya tidak ada," ujarnya dikutip dari laman Prasetya UB, Kamis 15 Mei 2025.

BACA JUGA:Wisata NTT, Pesona Bendungan Sawah Keajaiban Alam di Sumba

Ida Nur Hayati sampai rela menemui Kepala Desa Kendalkemlagi Lamongan langsung demi mendapat jabatan Sekdes ini.

"Akhirnya kepala desa ini meminta maaf dan kemudian seleksi ini dibuka untuk umum. Saya ikut tes Februari 2018 dan Maret sudah jadi sekretaris desa," kata Ida. 

Di sisi lain, terungkap pula bahwa Ida Nur Hayati ternyata cukup aktif di media sosial dan memiliki kanal YouTube pribadi yang berisi beragam konten gaya hidup. 

Dalam salah satu video, Ida membagikan tutorial berhijab, serta mendokumentasikan berbagai momen hiburan dan kegiatan lokal di wilayah Lamongan.

Kontennya menampilkan sisi lain dari seorang perangkat desa yang juga berusaha membangun citra personal di dunia digital. Namun, keberadaan konten-konten tersebut kini turut menjadi bahan perhatian, mengingat posisi Ida sebagai pejabat publik di tingkat desa.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: