Pendaki Asal Karawang Hilang di Gunung Cikuray
Ilustrasi pendaki gunung-Freepik/ wirestock-
GARUT, RADARPENA.CO.ID - Seorang pendaki remaja bernama Elang Guntur (16), warga Desa Sarimulya, Kecamatan Kota Baru, Karawang, dilaporkan hilang saat melakukan pendakian di Gunung Cikuray, Kabupaten Garut, Jawa Barat.
Tim SAR gabungan saat ini tengah melakukan pencarian intensif di jalur pendakian wilayah Kecamatan Cilawu.
Kapolsek Cilawu, AKP Rd Hasan Sadikin, mengungkapkan bahwa operasi pencarian melibatkan berbagai unsur, mulai dari Polri, TNI, BPBD Garut, Kantor SAR, hingga para relawan.
“Ini adalah misi kemanusiaan. Kami mengerahkan segala upaya untuk menemukan korban dalam kondisi selamat,” ujar AKP Hasan dalam keterangannya, Kamis (15/5/2025).
BACA JUGA:Video Ricuh Pemalangan Jalan Oleh Ormas di Deltamas, Satgas Anti Premanisme Kemana?
Berdasarkan informasi awal yang diperoleh radarpena.co.id, Elang melakukan pendakian bersama dua temannya pada 12 Mei 2025.
Mereka dijadwalkan turun gunung keesokan harinya, 13 Mei. Namun saat melewati Pos 6, Elang disebut sempat menyerahkan tas ranselnya kepada salah satu rekannya dan berjalan lebih dulu ke arah Pos 5.
Saat melanjutkan perjalanan ke Pos 4, rekan-rekannya tidak lagi mendapati keberadaan Elang.
Panggilan dari temannya pun tidak mendapat respons hingga akhirnya diputuskan untuk melapor ke Polsek Cilawu pada Rabu malam (14/5).
Tim SAR Sisir Jalur Kiara Janggot
Pencarian dilakukan melalui jalur pendakian Kiara Janggot, Desa Dangiang, Kecamatan Cilawu, yang menjadi rute awal pendakian korban. Tim melakukan penyisiran dari bawah ke atas dan sebaliknya guna mempercepat pencarian.
BACA JUGA:Wuling BinguoEV Tampil Beda: Mobil Listrik Bergaya Modern Klasik dengan Fitur Canggih
“Kami harap dengan keterlibatan banyak pihak, proses pencarian dapat berjalan lancar dan korban segera ditemukan,” tutur Hasan.
Insiden ini menambah daftar kasus hilangnya pendaki di Gunung Cikuray, yang merupakan salah satu gunung favorit di Jawa Barat dengan tingkat pendakian yang cukup tinggi, terutama saat musim liburan.
Pihak kepolisian mengimbau para pendaki untuk tetap waspada, selalu mendaki dalam kelompok, serta melapor kepada pihak berwenang sebelum dan sesudah pendakian guna menghindari kejadian serupa.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: