Imbas Makanan Berancun Program MBG, Ini Sanksi Diterima SPPG Bosowa Bina Insani
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, mengumumkan penghentian sementara operasional SPPG di Sekolah Bosowa Bina Insani, Bogor. -zahro-radarpena.co.id Disway group
JAKARTA, RADARPENA.CO.ID – Kasus keracunan makanan program makan bergizi gratis (MBG) di Kota Bogor berimbas pada pemberian sanksi terhadap Satuan Pelaksana Program Gizi (SPPG).
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, mengumumkan penghentian sementara operasional SPPG di Sekolah Bosowa Bina Insani, Bogor.
Keputusan ini diambil menyusul adanya kejadian luar biasa (KLB) keracunan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sedang dijalankan di sekolah tersebut.
Dalam konferensi pers yang digelar di Jakarta pada Rabu (14/5), Dadan menyebut bahwa evaluasi menyeluruh akan segera dilakukan terhadap seluruh sistem operasional MBG di sekolah itu.
"Untuk sementara, di Bosowa Bina Insani ini kita hentikan dulu. Kita akan lakukan evaluasi mendasar," ujar Dadan kepada media.
Ditemukan Bakteri Salmonella dan E. coli
Inspeksi yang dilakukan tim BGN menemukan adanya kontaminasi bakteri Salmonella dan Escherichia coli (E. coli) pada bahan pangan yang digunakan, termasuk air, telur, dan sayuran.
Meski kantin sekolah dinilai salah satu yang terbaik di Bogor, temuan tersebut tetap menunjukkan perlunya peningkatan standar kebersihan dan keamanan pangan.
"Kita temukan bakteri patogen pada beberapa sampel. Ini menunjukkan perlunya peningkatan standar higienitas meskipun kantinnya sudah bagus," tegas Dadan.
Sanksi Bersifat Sementara
Dadan memastikan bahwa penghentian ini hanya bersifat sementara hingga pihak sekolah dan SPPG melakukan perbaikan menyeluruh.
BACA JUGA:Profil Fito Ditapradja, Komika Asal Malang yang Sebut Dedi Mulyadi 'Mulyono Sunda'
Evaluasi akan difokuskan pada peningkatan kualitas dapur umum dan penerapan standar keamanan pangan yang lebih ketat.
"Kita tunggu perbaikannya. Kalau sudah memenuhi standar dan kita yakin operasional akan berjalan lebih baik, maka bisa dibuka kembali," jelasnya.
Evaluasi Menyeluruh Program MBG
Kasus ini menjadi sorotan nasional karena MBG merupakan salah satu program prioritas pemerintah dalam meningkatkan gizi anak sekolah.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: