Fakta Terbaru Meninggalnya Ray Sahetapy Diungkap Sang Adik, Begini Katanya
Ray Sahetapy meninggal dunia-Tangkapan Layar-
JAKARTA, RADARPENA.CO.ID - Terungkap fakta baru meninggalnya aktor senior Ray Sahetapy. Fakta baru meninggalnya Ray Sahetapy diutarakan oleh sang adik, Charlie Sahetapy.
Diungkapkan Charlie Sahetapy, bahwa Ray Sahetapy sebelum meninggal dunia tetap bekerja meskipun tengah berjuang melawan diabetes yang dideritanya.
Dalam keterangannya kepada media, Charlie Sahetapy mengungkapkan bahwa Ray Sahetapy tidak pernah berhenti berkarya , meski kesehatannya sudah mulai menurun.
BACA JUGA:Prediksi Puncak Arus Balik Lebaran 5-7 April, Ini Strategi Korlantas
Hal tersebut bisa disaksikan lewat film yang berjudul Jin Khodam. Dalam salah satu scenenya, Ray Sahetapy hanya mengambil adegan duduk pada film tersebut. Ketika itu, Ray sedang mengidap penyakit diabetes yang sudah diderita sejak 2017.
"Ya, dia 2017 kita tahu bahwa dia itu diabetes. Jadi tahun 2017 dia baru sadar bahwa dia diabetes karena ada luka di kaki. Dan susah sembuh. Nah, itu dia mulai tahu," ujar Charlie ditemui di Rumah Duka Sentosa, Jakarta Pusat, Kamis 3 April 2025.
"Itu mungkin dia masih tetap aktif ya untuk ikut syuting sana sini, walaupun akhirnya jalannya agak susah. Kalau kalian pernah nonton Jin Khodam, ya itu kan dia lebih banyak adegan duduk," lanjutnya.
Usai menjalani syuting film, kondisi Ray Sahetapy sudah kurang membaik. Bahkan, untuk berjalan saja kata Charlie agak susah lantaran kelelahan.
"Nah, di situ dia jalan 20 meter, 30 meter, udah kecapekan. Ini dulu istirahat dulu, istirahat dulu," kata Charlie.
BACA JUGA:List Film Horor Netflix Terbaru yang Seru Ditonton Saat Libur Lebaran di Rumah
Charlie Sahetapy kemudian meminta agar Ray Sahetapy untuk tinggal bersamanya di daerah Kelapa Gading. Dua hari berselang, Ray diserang penyakit stroke dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo.
Usai terserang stroke, ingatan Ray Sahetapy sudah terhapus semua tidak seperti dahulu.
"Ya, kemudian suatu hari dia datang ke tempat kita. Dia datang ke tempat kita untuk, dia sendiri waktu itu, ya sama-sama kita tinggal dengan saya, ya tinggal di Kelapa Gading," tutur Charlie.
"Nah, di situ, dua hari kemudian, tiga hari kemudian, dia kena stroke.Sehingga dia harus dirawat. Saya bawa RSCM, bawa IGD, kemudian dia sudah lupa semua," pungkasnya.(hasyim)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: