Korupsi Rp300 Triliun, Pengacara Harvey Moeis: Itu Bukan Uang Negara

Korupsi Rp300 Triliun, Pengacara Harvey Moeis: Itu Bukan Uang Negara

Harvey Moeis Koruptor Timah-anisha-radarpena.co.id

JAKARTA, RADARPENA.CO.ID - Pengacara Harvey Moeis, Andi Ahmad menyebut kliennya seharusnya tidak bersalah atas terjeratnya kasus korupsi PT. TIMAH senilai Rp300 triliun.

Fakta tersebut baru diketahuinya usai Andi Ahmad menjadi pengacara Harvey Moeis. Berdasarkan pernyataannya, kerugian negara Rp300 Triliun itu bukanlah korupsi.

"Kepuasan hati gue jadi gue tahu fakta yang sebenarnya tanpa tahu dari orang lain tanpa perlu berasumsi atau membuat persepsi lain," ujar Andi Ahmad Nur Darwin saat mengisi podcast bersama Daniel Mananta, Kamis 6 Maret 2025.

"Faktanya adalah angka Rp300 triliun gue bicara angka Rp271 triliun yang diaminin majelis hakim ketika banding itu bukanlah korupsi," sambungnya.

BACA JUGA:Tiket Mudik Gratis BRI 2025: Pendaftaran Dibuka! Simak Rute, Syarat dan Cara Daftarnya

BACA JUGA:Link dan Cara Daftar Mudik Gratis Pemprov DKI Jakarta 2025, Dibuka Mulai 7 Maret 2025

Lebih lanjut Andi menjelaskan bahwa Rp271 triliun yang ramai disebut kerugian negara karena korupsi tidak benar sesuai fakta persidangan.

Menurut Andi, uang Rp217 triliun itu apabila ingin memulihkan Bangka sesuai dengan keterangan Ahli.

"Saya bilang lagi, fakta persidangan uang cash Rp271 triliun itu nggak pernah keluar dari kas negara. Sesuai ahli pendapat walau belum teruji, kalau mau memulihkan Bangka sesuai yang disebut ahli itu harus menyediakan dana Rp271 triliun. Itu bukan uang negara karena nggak ada yang keluar," jelasnya.

Diketahui, dalam persidangan terakhir suami Sandra Dewi, Harvey Moeis sendiri telah resmi dihukum 20 tahun penjara dan denda Rp1 miliar atas keterlibatannya dalam kasus korupsi timah yang merugikan negara sebesar Rp271 triliun, membuatnya menjadi bagian dalam kasus korupsi bernilai fantastis.(hasyim)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait