Hotman Paris Sentil Ahok Soal Kasus Korupsi Pertamina: Siapa Lu? Sok Suci!

Hotman Paris Sentil Ahok Soal Kasus Korupsi Pertamina: Siapa Lu? Sok Suci!

Hotman Paris kritik Ahok soal korupsi Pertamina-Hasyim asyari-radarpena.co.id

JAKARTA, RADARPENA.CO.ID – Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea melontarkan kritik tajam terhadap Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) terkait dugaan korupsi besar-besaran di PT Pertamina.

Menurut Hotman, Ahok yang pernah menjabat sebagai Komisaris Utama Pertamina harus ikut bertanggung jawab atas skandal ini. 

Dalam unggahan video di akun Instagram pribadinya, Hotman mempertanyakan sikap Ahok yang kini justru vokal menyoroti kasus korupsi di perusahaan tersebut.

Hotman Paris menegaskan bahwa sebagai Komisaris Utama Pertamina saat itu, Ahok memiliki wewenang penuh untuk mengawasi dan mengambil tindakan terhadap direksi Pertamina. 

Namun, selama menjabat, Ahok dinilai tidak menjalankan tugasnya dengan optimal.

BACA JUGA:Fakta-Fakta Pria di Pringsewu Lampung Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Asam

"Seorang komisaris utama berhak mendiskors direksi yang diduga melanggar aturan, lalu membawanya ke RUPS (Rapat Umum Pemegang Saham). Jika ada indikasi permainan campuran bensin, harusnya sejak dulu kau bertindak! Tapi apa yang terjadi?" ujar Hotman Paris dalam videonya pada Minggu, 2 Maret 2025.

Hotman Paris juga menyoroti keputusan Ahok yang mundur dari jabatannya di Pertamina pada 2024, tetapi baru bersuara setelah kasus korupsi mencuat. 

Ia menyebut tindakan tersebut sebagai bentuk kemunafikan.

"Sekarang kau cuap-cuap seolah kau manusia suci. Tapi waktu mundur, kau tetap ambil bonus miliaran dan gaji komisaris tanpa keluhan," tegas Hotman.

Hotman menilai, jika Ahok benar-benar memiliki integritas, ia seharusnya membuka kasus ini sejak awal, bukan setelah keluar dari Pertamina.

BACA JUGA:Ahok Siap Minta Sidang Terbuka Kasus Korupsi Pertamina, Konsultan Hukum Aguan: Panik?

Kembalikan Gaji dan Bonus

Dalam kritiknya, Hotman Paris menyarankan agar Ahok mengembalikan seluruh gaji dan bonus yang diterimanya selama menjabat sebagai Komisaris Utama Pertamina.

"Kalau memang mau jadi pahlawan, lebih baik kembalikan semua gaji dan bonus yang kamu dapat. Jangan baru bicara sekarang setelah skandal ini terungkap," lanjut Hotman.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait