Heboh, Siswi SMA di Cianjur Lakukan Tes Kehamilan Tiap Semester, Ini Penjelasan Kepsek

Heboh, Siswi SMA di Cianjur Lakukan Tes Kehamilan Tiap Semester, Ini Penjelasan Kepsek

Ilustrasi tes pack -Freepik -

JAKARTA, RADARPENA.CO.ID - Viral di media sosial usai rekaman vidio yang menunjukkan beberapa orang siswi tengah mengikuti tes urine di sekolah.

Puluhan siswi SMA Sulthan Baruna, Desa Padaluyu, Kecamatan Cikadu, Cianjur menjalani tes kehamilan.

Tes tersebut dilakukan oleh sekolah untuk mencegah para siswi mengalami hamil di luar nikah.

Dalam rekaman vidio tersebut, terlihat guru wanita yang menemani para siswi-siswi ke dalam toilet untuk melakukan tes urine menggunakan tespack.

Hasil dari tes tersebut langsung dibawa oleh pihak guru tanpa diumumkan secara terbuka, Kepala SMA Sulthan Baruna Sarman mengungkapkan bahwa tes kehamilan tersebut merupakan program yang telah berjalan sejak 2 tahun yang lalu.

Tes tersebut dilakukan setiap usai libur semester atau pada awal tahun ajaran baru.

Ada total 53 siswi yang melakukan tes tersebut dan seluruh hasilnya negatif.

BACA JUGA:Viral! Seorang Wanita Hamil Jadi Korban Pengeroyokan di Jalur Alternatif Puncak Bogor

BACA JUGA:Pengakuan Mahasiswa Pelaku Pembakar Mahasiswi Kekasihnya yang Lagi Hamil di Bangkalan

Hal tersebut dilakukan karena tiga tahun yang lalu ada salah satu siswi yang diketahui hamil usai menjalani libur semester dan memutuskan untuk berhenti sekolah.

“Kami ingin mencegah pergaulan bebas di kalangan siswa. Oleh karena itu, selain melakukan tes kehamilan, kami juga rutin mengadakan siraman rohani untuk memperkuat iman para siswa,” ujar Sarman, Rabu 22 Januari 2025.

Kepala SMA Sulthan Baruna, Sarman juga mengungkapkan bahwa hal tersebut dilakukan menuai pro dan kontra reaksi dari sebagian orang tua.

Ada yang mendukung bahwa langkah tersebut dianggap bisa membantu untuk mencegah kenakalan remaja, namun ada juga yang menganggap kebijakan tersebut telah melanggar privasi para siswi.

“Kami sadar bahwa program ini akan menimbulkan pro dan kontra. Tapi selama memiliki tujuan positif dan mendapat dukungan orang tua, kami akan terus melaksanakannya,” ungkap Sarman.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: