Konflik Gajah dan Manusia di Aceh Jaya Memanas! Ini Langkah BKSDA Halau Satwa Liar

Konflik Gajah dan Manusia di Aceh Jaya Memanas! Ini Langkah BKSDA Halau Satwa Liar

Gajah liar Sumatera terobos pemukiman di Desa Krueng Ayon, Aceh Jaya.--

radarpena.co.id - Masyarakat Desa Krueng Ayon, Kecamatan Sampoiniet, Kabupaten Aceh Jaya saat ini sedang dilingkupi rasa cemas.

Dalam beberapa hari terakhir, kawanan gajah liar Sumatera kembali menerobos masuk ke area pemukiman dan mendekati rumah-rumah warga.

Fenomena ini memicu kekhawatiran mendalam karena konflik satwa liar ini sudah mulai mengancam mata pencaharian dan keselamatan penduduk setempat.

Kawanan Gajah Mulai Incar Ternak Warga

Jika biasanya gajah liar hanya menyasar perkebunan sawit, kali ini perilaku satwa dilindungi tersebut tampak berubah. Pj Keuchik Krueng Ayon, Hendri, mengungkapkan bahwa gangguan gajah sudah mencapai tahap yang sangat mengkhawatirkan karena mulai mendekati area domestik.

"Kemarin bahkan umpan ayam warga mulai dimakan gajah, kalau sawit memang sudah sering di makan gajah," kata Hendri, Jumat, 8 Mei 2026.

Hendri menegaskan bahwa kehadiran mamalia besar ini sangat meresahkan. Warga khawatir jika tidak segera ada tindakan, konflik ini bisa memakan korban jiwa. Ia mendesak pihak berwenang untuk segera turun tangan sebelum situasi semakin memburuk.

Respon BKSDA Terkait Teror Gajah Liar Sumatera

Merespon keluhan masyarakat tersebut, Kepala BKSDA Aceh Jaya, Supriadi, menyatakan bahwa pihaknya akan segera melakukan pengecekan lapangan.

Meski mengaku belum menerima laporan resmi sebelumnya, BKSDA berkomitmen untuk menindaklanjuti informasi ini dengan cepat.

Langkah awal yang akan dilakukan pihak BKSDA antara lain:

  • Pembagian Mercon: Petugas akan membekali warga dengan mercon sebagai alat penghalau sementara untuk mengusir gajah kembali ke hutan.

  • Penurunan Tim Lapangan: Jika gajah tetap membandel dan enggan keluar dari pemukiman, BKSDA akan menerjunkan tim khusus ke lokasi. Mengingat posisi Desa Krueng Ayon dekat dengan Clinical Research Unit (CRU), koordinasi teknis diharapkan bisa berjalan lebih efektif.

Call Center BKSDA untuk Keadaan Darurat

Guna mempermudah koordinasi ke depan, pihak berwenang meminta warga untuk aktif melaporkan setiap pergerakan satwa liar yang mengancam. Supriadi mengingatkan bahwa kecepatan informasi sangat krusial dalam meminimalisir kerugian.

"Kepada seluruh warga jika memang ada kendala terkait gajah bisa langsung menghubungi Call Center BKSDA Aceh di nomor +62 853-6283-6024," ujar Supriadi.

Upaya mitigasi ini sangat penting agar gajah liar Sumatera dapat kembali ke habitat aslinya tanpa mengganggu ruang hidup manusia.

Warga berharap pihak terkait terus memberikan pengawasan intensif hingga situasi di Desa Krueng Ayon benar-benar kondusif dan aman dari gangguan satwa liar.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: