Link Video Viral Rombongan Berfoto di Tikungan Maut Sitinjau Lauik, Propam Turun Tangan

Link Video Viral Rombongan Berfoto di Tikungan Maut Sitinjau Lauik, Propam Turun Tangan

Potongan video pejabat berfoto di tikungan Sitinjau Lauik--

radarpena.co.id - Aksi rombongan kendaraan yang berhenti di tikungan ekstrem Panorama 1, Sitinjau Lauik, Padang, menuai sorotan tajam publik.

Video yang viral di media sosial memperlihatkan sejumlah penumpang turun dari kendaraan dan berfoto di tengah jalan, hingga mengganggu arus lalu lintas di jalur yang dikenal berbahaya tersebut.

Dalam video itu, terlihat rombongan mobil mewah yang mendapat pengawalan polisi berhenti tepat di tanjakan curam dengan tikungan tajam. Lokasi tersebut selama ini dikenal sebagai salah satu titik paling rawan kecelakaan di kawasan Sitinjau Lauik.

BACA JUGA:Kabar Gembira! PP PTS 2026 Resmi Dibuka: Peluang Emas Kampus Swasta Raih Hibah hingga Rp650 Juta

Libatkan Mantan Anggota DPR RI

Belakangan diketahui, rombongan tersebut turut melibatkan mantan anggota DPR RI dari fraksi PDI-P, Arteria Dahlan.

Aksi tersebut langsung memicu kritik dari warganet karena dianggap mengabaikan keselamatan pengguna jalan demi kepentingan dokumentasi.

“Harusnya pejabat paham kalau keselamatan publik itu prioritas, bukan berhenti di jalur ekstrem hanya untuk foto,” tulis salah satu akun media sosial yang turut mengomentari kejadian tersebut.

Lalu Lintas Sempat Terganggu

Akibat aktivitas tersebut, sejumlah kendaraan besar seperti truk dan bus terpaksa berhenti dari dua arah. Jalur yang sempit dan menanjak membuat antrean kendaraan tak terhindarkan meski disebut hanya berlangsung singkat.

BACA JUGA:Viral Tenaga Medis Buka Google Saat Periksa Pasien, Profesionalitas Puskesmas Tarumajaya Dipertanyakan

Pihak kepolisian menyebut rombongan sempat diingatkan oleh petugas di lapangan. Namun, mereka tetap memilih berhenti di titik rawan tersebut.

Dua Polisi Diperiksa Propam

Imbas kejadian ini, dua anggota kepolisian dari Polres Solok Kota kini tengah diperiksa oleh Propam. Mereka adalah Briptu SAN dan Bripda SA yang diduga terlibat dalam pengawalan rombongan tersebut.

Kasat Lantas Polres Solok Kota, Iptu Akbar Tanjung, menegaskan proses pemeriksaan masih berlangsung.

“Personel sedang dimintai keterangan oleh Propam. Jika terbukti melanggar SOP, akan diberikan sanksi tegas,” ujarnya.

Polda Sumbar Beri Teguran

Sementara itu, Direktur Lalu Lintas Polda Sumbar, Kombes M Reza Chairul, membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia menyebut insiden itu terjadi sekitar sepekan lalu saat rombongan tengah menjalankan agenda di wilayah Solok Kota.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: