Banjir Tangerang Makin Gila! Air Tembus 1 Meter, Warga Terjebak—Sekolah dan Kerja Harus Naik Perahu
Banjir di Kota Tangerang - Dok. ANTARA - --
Radarpena.co.id - Hujan deras yang mengguyur Kota Tangerang sejak Senin (4/5) langsung memicu banjir besar di sejumlah wilayah. Hingga Selasa (5/5), kondisi belum juga membaik. Air justru masih menggenang tinggi dan membuat ratusan rumah serta jalan lumpuh total.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang mencatat kawasan Kunciran Indah, Ciledug, dan Cipondoh menjadi titik paling terdampak. Warga di wilayah ini harus menghadapi genangan air yang tak kunjung surut, bahkan mencapai ketinggian signifikan.
Air Setinggi Dada Orang Dewasa, Warga Tak Bisa Beraktivitas Normal
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Tangerang, Andia S. Rahman, memastikan kondisi banjir masih cukup parah hingga hari kedua.
“Ketinggian air yang merendam rumah dan jalanan berkisar 70 sentimeter hingga 1 meter. Saat ini tim BPBD dan para relawan sudah di lokasi,” ujarnya, Selasa (5/5).
Ketinggian air tersebut membuat aktivitas warga praktis lumpuh. Banyak rumah tidak lagi bisa digunakan di lantai dasar karena genangan yang cukup tinggi. Warga pun harus mencari cara bertahan di tengah kondisi darurat ini.
Warga Mengungsi, Sebagian Nekat Bertahan di Lantai Dua
Situasi yang makin menekan memaksa sebagian warga meninggalkan rumah mereka. BPBD bersama relawan langsung melakukan evakuasi ke tempat yang lebih aman seperti musala dan masjid.
Namun, tidak semua warga memilih pergi. Sebagian tetap bertahan di rumah dengan memanfaatkan lantai dua sebagai tempat berlindung sementara dari genangan air.
“Untuk evakuasi, ada beberapa warga yang dibawa ke musala atau masjid, dan ada juga yang bertahan di lantai dua rumah mereka,” jelas Andia.
Naik Perahu Jadi Solusi, Warga Tetap Kerja dan Sekolah di Tengah Banjir
Di tengah kondisi yang serba sulit, aktivitas warga ternyata tidak sepenuhnya berhenti. Petugas menyediakan perahu untuk membantu mobilitas, bukan hanya untuk evakuasi tetapi juga untuk kebutuhan sehari-hari.
Warga yang harus bekerja tetap berangkat dengan bantuan perahu. Anak-anak pun tetap berusaha pergi ke sekolah meski harus melewati genangan air yang tinggi.
“Perahu kami siapkan untuk membantu warga yang hendak bekerja atau anak-anak yang akan berangkat sekolah. Hingga kini ketinggian air belum surut,” ungkapnya.
Air Belum Turun, BPBD Terus Siaga dan Data Wilayah Terdampak
Hingga saat ini, BPBD Kota Tangerang masih terus memantau kondisi di lapangan. Tim juga melakukan pendataan wilayah terdampak untuk memastikan penanganan berjalan lebih efektif.
Petugas tetap bersiaga mengantisipasi kemungkinan terburuk, terutama jika hujan kembali mengguyur. Warga pun diminta meningkatkan kewaspadaan dan segera melapor jika membutuhkan bantuan.
Dengan kondisi air yang belum juga surut, tekanan terhadap kehidupan warga semakin terasa. Akses terbatas, aktivitas terganggu, dan risiko kesehatan mulai mengintai.
Banjir Belum Usai, Warga Diminta Tetap Waspada
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: