Tragedi Pohon Tumbang Lenteng Agung: Pemerintah Beri Santunan Rp50 Juta untuk Keluarga Korban Tewas
Pohon Tumbang di Lenteng Agung Jakarta Selatan--
radarpena.co.id - Kabar duka menyelimuti kawasan Jakarta Selatan. Pemerintah Kota Jakarta Selatan resmi menyalurkan santunan duka kepada keluarga pengendara motor yang menjadi korban jiwa dalam insiden pohon tumbang di Lenteng Agung, Jagakarsa. Langkah ini diambil sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah atas musibah yang terjadi di ruang publik.
Kepala Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Selatan, Herlina Merinda, mengonfirmasi bahwa besaran santunan telah ditetapkan sesuai prosedur yang berlaku.
“Kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya. Sesuai aturan, pihak keluarga korban akan menerima santunan maksimal sebesar Rp50 juta,” ujar Herlina dalam keterangannya, Minggu (8/3).
BACA JUGA:Pohon Berusia 100 Tahun Tumbang di Jalan Sisingamangaraja, Layanan MRT dan TransJakarta Terganggu
Kronologi Insiden: Pohon Albasia Raksasa Tumbang Dini Hari
Tragedi ini bermula saat hujan deras disertai angin kencang menerjang wilayah Jakarta Selatan pada Minggu dini hari. Sekitar pukul 02.31 WIB, sebuah pohon jenis Albasia berdiameter 150 sentimeter mendadak ambruk di Jalan Lenteng Agung Raya.
Nahas, seorang pengendara sepeda motor yang tengah melintas tidak sempat menghindar dan tertimpa batang pohon raksasa tersebut. Korban langsung dievakuasi oleh petugas ke Rumah Sakit Bhayangkara Brimob, Depok, namun nyawanya tidak tertolong.
Evakuasi Dramatis Melibatkan Puluhan Personel
Besarnya ukuran pohon membuat proses evakuasi berlangsung cukup alot di bawah guyuran hujan. Tim gabungan dari berbagai instansi dikerahkan sejak dini hari untuk membuka kembali akses jalan yang tertutup total.
- Personel: 15 anggota Pasukan Hijau (Sudin Pertamanan) dibantu tim BPBD DKI dan Pemadam Kebakaran.
- Armada: 5 unit truk besar dikerahkan untuk mengangkut material batang, ranting, dan daun.
- Waktu Penanganan: Proses pembersihan baru dinyatakan selesai total pada pukul 10.00 WIB.
Kepala Satuan Tugas BPBD Jakarta Selatan, Sukendar, menyebutkan bahwa medan yang licin dan diameter pohon yang sangat besar menjadi tantangan utama petugas di lapangan. Saat ini, arus lalu lintas di lokasi kejadian dilaporkan sudah kembali normal.
Waspada Cuaca Ekstrem
Menyikapi insiden memilukan ini, Pemerintah Kota Jakarta Selatan mengimbau warga untuk ekstra waspada saat berkendara di tengah hujan deras dan angin kencang, terutama saat melintasi jalur yang banyak ditumbuhi pohon besar.
Sebagai langkah preventif, Pemkot Jaksel berkomitmen untuk:
- Meningkatkan Intensitas Patroli: Memantau pohon-pohon tua yang rawan tumbang.
- Pemangkasan Rutin (Topping): Mengurangi beban dahan pada pohon yang dinilai membahayakan keselamatan publik.
Warga juga diminta untuk segera melaporkan jika melihat pohon yang tampak miring atau rapuh melalui aplikasi JAKI atau layanan darurat 112.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: