Imbas Banjir dan Genangan Air, Transjakarta Setop Operasional Sejumlah Rute
--
radarpena.co.id - Imbas hujan deras yang turun pada Kamis, 19 Februari 2026 malam, sejumlah ruas jalan di Jakarta mengalami banjir dan tergenang air. Kondisi ini berdampak pada aktivitas masyarakat pada Jumat, 20 Februari 2026 pagi.
Masyarakat yang hendak beraktivitas menjadi terganggu, karena sejumlah ruas jalan tak bisa dilewati. PT Transjakarta pun menghentikan sementara sejumlah rute layanan pada Jumat pagi, imbas genangan air dan banjir di beberapa titik.
"Terdapat penyesuaian operasional pada beberapa rute dan layanan Transjakarta di jam sibuk Jumat pagi," kata Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani, dikutip Antara.
Ia menjelaskan, layanan yang dihentikan, yakni 1C (Blok M-Pesanggrahan) imbas banjir di Jalan Haji Gari kedua arah dan 8E (Blok M-Bintaro Kodam) imbas banjir di Jalan Haji Gari kedua arah.
Kemudian, Mikrotrans JAK 32 (Petukangan-Lebak Bulus) serta JAK 49 (Lebak Bulus-Cipulir) karena banjir di Jalan Bintaro Permai (H Gari) dan Ciledug Raya (ITC Cipulir).
Sementara itu, sejumlah rute layanan dialihkan, yakni 1M (Blok M-Meruya). Ayu mengatakan pengalihan rute akibat banjir setinggi 50 cm di Jalan Swadarma Raya.
Lalu, rute 5N (Kampung Melayu-Ragunan) juga dialihkan akibat luapan sungai di jalur Pasar Kambing.
Ada pula rute yang diperpendek, yakni Mikrotrans JAK 22 (Dwikora-Penas Kalimalang) akibat genangan setinggi 30-40 cm di Simpang Cawang.
Selain itu, sejumlah rute Mikrotrans turut dialihkan, yaitu JAK 27 (Pulogebang-Rorotan), JAK 37 (Cililitan-Condet via Kayu Manis), JAK 40 (Pulogebang-Pasar Modern), JAK 71 (Kampung Rambutan-Pinang Ranti), dan JAK 95 (Lebak Bulus-Terminal Pasar Minggu).
"Transjakarta mengimbau pelanggan untuk selalu memantau informasi terkini guna menyesuaikan rencana perjalanan pagi ini. Tetap berhati-hati di jalan dan pastikan perjalanan tetap nyaman dengan memeriksa kembali rute sebelum berangkat," ungkap Ayu.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: