Kehidupan Jabodetabek, Ongkos Transportasi Bisa Selangit
Sejumlah warga mengaku harus mengeluarkan ratusan ribu hingga lebih dari satu juta rupiah tiap bulan hanya untuk ongkos pergi-pulang ke tempat kerja.--
Persentase pengeluaran transportasi di empat kota di Jabodetabek ini telah melebihi batas ideal yang direkomendasikan oleh Bank Dunia, yaitu 10 persen dari total biaya hidup.
Direktur Jenderal Integrasi Transportasi dan Multimoda Kemenhub, Risal Wasal, menjelaskan bahwa ongkos mahal ini sebagian besar berasal dari biaya perjalanan awal atau first mile. “Naik kereta mungkin hanya Rp 3.500–Rp 6.000, tapi ojol-nya bisa Rp 25.000, parkir Rp 10.000. Ini yang kami kaji,” ujar Risal. (*)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: