Meski Kondisi Mengenaskan, 4 Korban Tewas Tragedi Kebakaran Tebet Berhasil Diidentifikasi

Meski Kondisi Mengenaskan, 4 Korban Tewas Tragedi Kebakaran Tebet Berhasil Diidentifikasi

Ilustrasi jenazah korban kebakaran--ist

JAKARTA, RADARPENA.CO.ID – Empat korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tragis yang menghanguskan tiga rumah di Jalan Kutilang 28, RW02, Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan, pada Sabtu pagi (19/7), akhirnya berhasil diidentifikasi meskipun kondisi jenazah hangus terbakar sepenuhnya.

Proses identifikasi dilakukan oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) RS Polri menggunakan metode pencocokan gigi dan properti pribadi karena seluruh jaringan tubuh, termasuk sidik jari, tidak dapat lagi digunakan akibat luka bakar 100 persen.

"Kondisi korban benar-benar hangus terbakar. Identifikasi tidak bisa menggunakan sidik jari, hanya bisa melalui pemeriksaan gigi dan barang milik korban seperti anting," ujar Kepala RS Polri Kramat Jati, Brigjen Pol. Prima Heru Yulihartono, dalam konferensi pers, Senin (21/7).

BACA JUGA:Tangis Pilu Sopir JakLingko di Bukit Duri: Duanya Tewas Terbakar dalam Kebakaran Kontrakan

Empat kantong jenazah yang diterima RS Polri pada Minggu (20/7) telah melalui proses rekonsiliasi data antemortem dan postmortem. Hasilnya:

  1. Putri Lafina (11 tahun), teridentifikasi melalui pemeriksaan gigi.
  2. Jannisah Aisah Radit (3 tahun), teridentifikasi melalui gigi dan anting.
  3. Nurul Askiah (7 tahun), teridentifikasi berdasarkan struktur gigi.
  4. Azizah (3 tahun), juga dikenali lewat pemeriksaan gigi.

Seluruh korban merupakan bagian dari 10 kepala keluarga terdampak kebakaran yang menyebabkan total 27 jiwa kehilangan tempat tinggal.

Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Selatan menyebutkan, kebakaran terjadi di area seluas 200 meter persegi dan diduga dipicu korsleting listrik. Kerugian ditaksir mencapai Rp674 juta.

BACA JUGA:Identitas Korban Tewas Terungkap, 568 Penumpang Selamat dari Tragedi Kebakaran KM Barcelona 5

Sebanyak 20 unit mobil pemadam dan 76 personel dikerahkan ke lokasi setelah laporan masuk pada pukul 06.21 WIB. Api berhasil dijinakkan setelah upaya pemadaman intensif.

Tragedi ini menjadi pengingat serius akan pentingnya keselamatan instalasi listrik di kawasan padat penduduk. Pemerintah daerah dan warga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan serta melakukan pengecekan rutin guna mencegah insiden serupa di masa depan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: