Pelamar PPSU Lulusan SD hingga S1, Gubernur Pramono: Sama Saja, Tak Ada yang Dibedakan

Pelamar PPSU Lulusan SD hingga S1, Gubernur Pramono: Sama Saja, Tak Ada yang Dibedakan

Pelamar PPSU membludak ada yang antre sejak subuh-cahyono-radarpena.co.id Disway group

JAKARTA, RADARPENA.CO.ID – Fenomena menarik terjadi dalam rekrutmen tenaga Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) DKI Jakarta tahun 2025. Sejumlah pelamar diketahui merupakan lulusan Sarjana (S1).

Namun Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan tidak akan membedakan pelamar berdasarkan jenjang pendidikan.

“Mau sarjana, mau dokter, Pramono Anung yang daftar juga sama saja kan?” ujar Pramono, dengan nada santai, di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (11/7/2025).

Menurutnya, dalam proses seleksi PPSU, semua pelamar diperlakukan setara. Standar minimal yang ditetapkan dalam Keputusan Gubernur Nomor 267 Tahun 2025 hanyalah lulusan SD atau bisa membaca dan menulis.

BACA JUGA: Kejagung Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nadiem Makarim pada 15 Juli: Bakal Mangkir Lagi?

“Kami tidak membedakan. Kalau syaratnya SD, ya SD. Meskipun ada yang S1, tidak ada perlakuan khusus,” tegasnya.

Situasi ekonomi yang masih menantang tampaknya menjadi salah satu alasan utama. Beberapa lulusan perguruan tinggi mengaku kesulitan mendapatkan pekerjaan, sehingga memutuskan untuk mendaftar sebagai PPSU—profesi yang identik dengan pekerjaan lapangan seperti menyapu jalan dan membersihkan saluran air.

Seperti dialami Nabila (27) dan Febrina Nuranisa (32), dua pelamar PPSU di Kelurahan Serdang, Kemayoran, Jakarta Pusat. Meski bergelar sarjana, mereka mengikuti seleksi karena desakan ekonomi.

“Sekarang susah cari kerja. Selagi ada peluang, ambil dulu. Saya juga terbiasa beberes rumah,” ujar Nabila kepada media.

BACA JUGA:Kembali Masuk Jajaran Bank Terbaik Dunia, BRI Pimpin Daftar Teratas Bank di Indonesia versi The Banker

Di Kelurahan Serdang saja, dari 127 pendaftar, 7 orang merupakan lulusan S1. Sekretaris Lurah Serdang, M. Imron Sumadi, menyebut animo warga sangat tinggi terhadap pembukaan lowongan PPSU.

“Kami tidak membatasi pendidikan. Harapannya, dengan padatnya penduduk di sini, jumlah PPSU bisa ditambah agar lebih banyak warga yang terserap,” kata Imron.

Pemprov DKI Jakarta telah membuka rekrutmen serentak untuk tenaga PPSU di 239 kelurahan sejak 23 Juni 2025. Pada tahap pertama ini, tersedia 1.023 formasi petugas kebersihan yang akan disebar ke berbagai wilayah ibu kota.

Saat ini, proses seleksi masih berjalan dan belum ada pengumuman hasil. Pramono mengatakan, seluruh tahapan seleksi akan dirapatkan di tingkat Pemerintah Provinsi.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: