Sering Terendam Banjir Rob Tapi Ogah Dipindah ke Rusun, Warga: Lebih Baik Pemerintah Bangun Tanggul

Sering Terendam Banjir Rob Tapi Ogah Dipindah ke Rusun, Warga: Lebih Baik Pemerintah Bangun Tanggul

Banjir Rob yang menggenangi wilayah Penjaringan-cahyono-radarpena.co.id Disway group

"Ya harapannya sih pengen segera ditangani supaya robnya nggak masuk (dibikin tanggul) Iya," kata Warya.

Warya mengatakan, untuk hari ini, banjir rob di wilayah RT06 sudah surut. Namun, di Jalan Muara Angke menuju pelabuhan, banjir rob masih menggenang hingga setinggi perut orang dewasa.

Menururnya, banjir Rob akan surut pada malam hari. Namun esok paginya, air laut kembali pasang hingga menggenangi permukiman warga.

"Jadi sore sudah mulai surut. Tapi untuk di jalan itu sampai malam (baru surut). Kalau hari ini jam setengah 9 itu sudah naik (air laut)" terangnya.

BACA JUGA:

Untuk kebutuhan makan warga yang terdampak banjir Rob, mengandalkan bantuan dari pemerintah.

"Ini barusan saya juga ngambil bantuan nasi buat bagi-bagi ke warga," pungkasnya.

Pantauan radarpena.co.id grup disway.id, sekira pukul 14.00 WIB, banjir Rob masih menggenangi Jalan Muara Angke yang mengarah ke area pelabuhan.

Banjir Rob yang menggenang di Jalan Muara Angke mencapai ketinggian 50 Cm.

Sejumlah petugas BPBD DKI Jakarta tampak bersiaga dengan perahu karet untuk mengevakuasi warga.

Terlihat sejumlah warga menenteng kotak makanan bantuan dari pemerintah.(cahyono)

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait