Samsung Bakal Naikkan Harga Galaxy Z Fold7 dan Z Flip7, Simak Bocorannya
Samsung Galaxy S27--Samsung
radarpena.co.id - Raksasa teknologi asal Korea Selatan, Samsung, kabarnya akan menaikkan harga jual jajaran ponsel pintar kelas atas (flagship) mereka dalam waktu dekat. Kenaikan harga ini menyasar lini ponsel lipat generasi terbaru, yakni Galaxy Z Fold7 dan Galaxy Z Flip7, serta model Galaxy S25 Edge.
Mengutip laporan GSM Arena, kebijakan penyesuaian harga ini kemungkinan besar menyasar pasar domestik Korea Selatan terlebih dahulu. Rumor yang beredar menyebutkan bahwa perubahan label harga tersebut mulai berlaku efektif per Rabu, 1 April 2026.
Media lokal di Korea Selatan mengungkapkan bahwa kenaikan harga ini bervariasi tergantung pada kapasitas penyimpanan perangkat. Untuk varian memori 512GB pada model Galaxy Z Fold7, Galaxy Z Flip7, dan Galaxy S25 Edge, konsumen kemungkinan harus merogoh kocek lebih dalam sekitar 100.000 won atau setara Rp1,1 juta lebih mahal dari generasi sebelumnya.
Sementara itu, bagi konsumen yang mengincar model dengan kapasitas penyimpanan jumbo 1TB, kenaikan harga diprediksi mencapai 200.000 won atau sekitar Rp2,2 juta. Angka ini menunjukkan tren peningkatan biaya produksi atau strategi margin keuntungan Samsung untuk perangkat premium mereka.
BACA JUGA:Sony Kerek Harga PlayStation 5 hingga PS5 Pro, Naik Rp1,6 Juta
BACA JUGA:Xiaomi Resmi Rilis Redmi 15A 5G: Baterai Monster Harga Rp2 Jutaan
Tren Kenaikan Harga Ponsel Flagship
Langkah Samsung menaikkan harga perangkat unggulan sebenarnya bukan lagi hal yang mengejutkan bagi para pengamat industri. Pasalnya, Samsung telah menunjukkan tren serupa pada peluncuran produk-produk teranyar mereka sebelumnya.
Sebagai contoh, lini produk unggulan terbaru yakni seri Galaxy S26 yang meluncur awal tahun ini juga hadir dengan harga lebih tinggi di beberapa pasar global. Di Korea Selatan sendiri, ketiga model dalam lini Galaxy S26 mengalami kenaikan harga yang cukup signifikan saat pertama kali rilis.
Hingga saat ini, pihak Samsung belum memberikan pernyataan resmi mengenai apakah kenaikan harga di Korea Selatan ini akan berdampak pada pasar global, termasuk Indonesia. Namun, para penggemar gawai biasanya menjadikan harga di Korea Selatan sebagai acuan sebelum perangkat tersebut masuk ke pasar internasional.(*).
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: