Bahaya Mikroplastik! Penduduk Perkotaan Paling Berisiko Tinggi

Bahaya Mikroplastik! Penduduk Perkotaan Paling Berisiko Tinggi

mikroplastik --

Selain masyarakat, tanggung jawab industri dan pemerintah juga sangat penting. Produsen plastik diminta memiliki program pengembalian kemasan (taking back trash) dan sistem daur ulang terpadu, sementara pemerintah perlu memperkuat kebijakan pengelolaan sampah dari hulu hingga hilir.

“Produsen dan pemerintah harus bekerja sama agar limbah plastik tidak berakhir di tempat pembuangan akhir,” tegasnya.

Mikroplastik Kini Ada di Mana-Mana

Riset terbaru bahkan menemukan partikel mikroplastik di awan dan atmosfer Jepang, menandakan bahwa polusi plastik sudah berskala global.

Di Indonesia, temuan mikroplastik dalam air hujan di Jakarta menunjukkan bahwa siklus plastik kini telah menjangkau seluruh lapisan lingkungan.

“Kalau sumbernya tidak dihentikan, mikroplastik akan terus berputar di udara, air, dan tanah. Dampaknya bisa semakin luas,” jelas Annisa.

Annisa menutup dengan menekankan pentingnya kesadaran lingkungan sejak dini. Pemerintah daerah bisa mengambil langkah konkret seperti membatasi penjualan air kemasan plastik di sekolah atau fasilitas publik.

“Kesadaran harus dibangun dari diri sendiri dan lingkungan sekitar. Kalau sejak kecil anak sudah terbiasa membawa botol minum sendiri, generasi berikutnya akan lebih peka terhadap isu plastik,” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: