Posisi Kencing yang Sehat Menurut Dokter: Jongkok vs Berdiri

Posisi Kencing yang Sehat Menurut Dokter: Jongkok vs Berdiri

Kencing berdiri vs Kencing Jongkok, mana lebih sehat?--hellosehat

JAKARTA, RADARPENA.CO.ID - Buang air kecil sambil berdiri mungkin sudah jadi kebiasaan mayoritas pria.

Namun, sejumlah penelitian medis justru menunjukkan bahwa kencing dengan cara jongkok atau duduk bisa lebih sehat, terutama untuk prostat pria.

Mengapa bisa begitu? Mari kita kupas penjelasan medisnya.

Menurut Prof. dr. Chaidir Arif Mochtar, Sp.U(K), dokter spesialis Urologi dari RSCM, manfaat utama dari kencing jongkok terletak pada kemampuannya membantu kandung kemih kosong lebih sempurna.

BACA JUGA:7 Penyebab Kencing Berbusa: Ada Kerusakan Pada Ginjal?

Ketika pria buang air kecil sambil berdiri, otot-otot panggul cenderung tegang. Kondisi ini membuat aliran urine tidak lancar dan sering menyisakan sisa urine di kandung kemih.

Sebaliknya, posisi jongkok membuat otot dasar panggul lebih rileks. Dengan begitu, saluran kemih terbuka lebih lebar, kandung kemih dapat berkontraksi optimal, dan urine bisa keluar hingga tuntas.

Dalam istilah medis, kondisi ini disebut penurunan Post-Void Residual (PVR)—yaitu sisa urine setelah buang air kecil.

“Kalau orang jongkok, isi perut akan menekan ke kemih. Logikanya, pipis jadi lebih banyak keluar hingga habis,” jelas Prof. Chaidir.

Menariknya, posisi duduk di toilet tidak memberikan efek sebesar jongkok karena tidak ada tekanan tambahan pada kandung kemih. Maka, tidak perlu malu bila pria buang air kecil dengan cara jongkok.

BACA JUGA:Peringatan! Kencing Sembarangan Bisa Mengakibatkan Memar-Memar dan Luka Jahitan di Bagian Tubuh

Selain menjaga kesehatan prostat, kencing jongkok juga punya keuntungan lain, di antaranya:

1. Lebih Higienis

Posisi jongkok mengurangi risiko percikan urine (splatter) yang sering mengotori lantai atau kloset. Ini menjadikannya pilihan yang lebih bersih dan ramah lingkungan rumah.

2. Membantu Buang Gas

Dalam beberapa kasus, posisi jongkok saat buang air kecil juga memicu keluarnya gas dari tubuh. Hal ini jarang terjadi ketika buang air kecil sambil berdiri.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: