10 Puisi Putus Cinta: Dari Air Mata hingga Tawa Pahit

10 Puisi Putus Cinta: Dari Air Mata hingga Tawa Pahit

Patah Hati yang disambut dengan tawa--

 

3. “Jalan Pulang” – Puitis dan Melankolis

Kamu adalah rumah yang pernah aku huni,

hangat dan penuh cahaya.

Kini hanya jalan pulang yang gelap,

tanpa pintu untuk kembali.

BACA JUGA:3 Puisi Devosi Cinta, 'Bukan Keputusasaan Melainkan sebuah Devosi'

 

4. “Kalah oleh Waktu” – Pahit tapi Realistis

Kita tidak salah mencinta,

kita hanya kalah oleh waktu,

dan kalah pada versi diri kita

yang tidak mau berjuang.

 

5. “Chat Terakhir” – Modern dan Mengena

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: