Cerita Mistis Menyeramkan! Warteg Horor Jakarta Pusat, Makanan Pak Ramli yang Tersaji Sendiri Setiap Malam Jum

Cerita Mistis Menyeramkan! Warteg Horor Jakarta Pusat, Makanan Pak Ramli yang Tersaji Sendiri Setiap Malam Jum

Warteg itu dikenal warga sekitar sebagai tempat makan yang murah dan enak, tapi sejak pertengahan tahun 2023, pengunjung mulai berkurang.-Ilustrasi-Yotube-PMK

JAKARTA, RADARPENA.CO.ID - Di tengah hiruk-pikuk kehidupan kota Jakarta Pusat, tepatnya di gang sempit kawasan Cempaka Baru, berdiri sebuah warteg tua yang tampak biasa saja dari luar. 

Namun di balik aroma lauk pauk yang sedap dan senyum ramah sang penjaga warteg, tersimpan kisah yang membuat bulu kuduk merinding, tentang makanan terakhir almarhum yang tak pernah disentuh tapi tetap hangat setiap malam.

Begini kisahnya

BACA JUGA:Cerita Horor Nyata! Keponakanku Zaki Hilang Diculik Wewe Gombel saat Senja

BACA JUGA:Cerita Horor Kos Murah Rego Nyowo Malang, Kisah Nyata Pemujaan Alira Sesat!

Kejanggalan Warteg Horor

Warteg itu dikenal warga sekitar sebagai tempat makan yang murah dan enak, tapi sejak pertengahan tahun 2023, pengunjung mulai berkurang. Kabarnya, ada kejadian janggal yang membuat para pelanggan tetap enggan kembali.

Menurut Ibu Minah penjaga warteg, keanehan dimulai pada suatu malam Jumat Kliwon, di mana seorang lelaki tua datang ke warteg sekitar pukul 01.30 dini hari, padahal warteg sudah tutup sejak jam 10 malam. 

Anehnya, warteg itu tiba-tiba terbuka sendiri, lampu menyala, dan Ibu Minah mendapati dirinya sudah berdiri di depan etalase makanan tanpa tahu bagaimana ia bisa bangun dari tempat tidur. 

Ia sungguh bingung, sampai bertanya ini mimpi atau bukan? Jika bukan, mengapa ini seperti nyata?

Lelaki itu diam, menunjuk ke satu piring nasi, semur jengkol, sayur lodeh, dan telur dadar. 

Setelah membayar dengan uang lusuh berwarna keabu-abuan yang tak pernah ia lihat sebelumnya, lelaki itu duduk dan tidak pernah menyentuh makanannya.

Tiba-tiba ia terbangun, ia bersyukur ini semua hanya mimpi, namun betapa terkejutnya ia ketika hendak menuju etalase saat untuk bersiap membuka warteg, makanan itu tetap ada di meja masih hangat. 

Seketika, bulu kuduknya merinding dan Ibu Minah sempat membeku tak bergerak selama beberapa detik.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait