Jin BTS Melambung, Mini Album Solo Echo Rajai AS

Jin BTS Melambung, Mini Album Solo Echo Rajai AS

Data dari Chart Data mencatat Echo berhasil menempati peringkat teratas dalam kategori penjualan fisik (pure sales) untuk artis solo Korea di pasar musik AS.--

Radarpena.co.id, Jakarta - Jin, salah satu anggota BTS, sukses menorehkan pencapaian global lewat album solonya yang bertajuk Echo

 

Meski baru dirilis pada 16 Mei 2025, album ini langsung meroket dan mencatatkan rekor sebagai album solo K-pop dengan angka penjualan tertinggi di Amerika Serikat untuk paruh pertama tahun ini.

Data dari Chart Data mencatat album Echo berhasil menempati peringkat teratas dalam kategori penjualan fisik (pure sales) untuk artis solo Korea di pasar musik AS. Capaian ini semakin istimewa karena diraih dalam waktu yang sangat singkat sejak peluncuran perdananya.

BACA JUGA:G-Dragon & Rose BLACKPINK Tergeser! Jimin BTS Top Ranking Reputasi Brand Idol Individu

Tak hanya itu, lagu utama dari album ini, Don’t Say You Love Me, juga mencatat sejarah dengan menjadi lagu dari Asia pertama yang berhasil menembus posisi #1 di tangga lagu Spotify Global tahun 2025. 

Di Jepang, lagu tersebut bahkan bertahan di puncak Spotify selama 41 hari berturut-turut, menjadi rekor terlama yang pernah dicapai solois pria K-pop di platform tersebut.

 

Kesuksesan album Echo turut didukung antusiasme tinggi dari penggemar dalam tur konser Jin. Konser perdana di Korea dan Jepang langsung habis terjual dalam waktu singkat.

Di Amerika, penampilannya di Honda Center, Anaheim mencatatkan rekor penjualan tertinggi sepanjang sejarah venue tersebut. Jin juga dijadwalkan menyambangi sejumlah kota besar lainnya seperti Dallas, Tampa, dan Newark, serta melanjutkan turnya ke Eropa. 

BACA JUGA:BTS Rilis Album Live Perdana Usai Wajib Militer

Salah satu yang paling dinantikan adalah penampilannya di O2 Arena London, menjadikannya solois K-pop pertama yang tampil di panggung ikonik tersebut.

Pencapaian ini semakin memperkuat posisi Jin sebagai salah satu figur paling berpengaruh dalam industri musik global. 

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: