Senar Tak Lagi Milik Lelaki: 5 Gitaris Wanita Indonesia yang Menggebrak Panggung Musik
Di tangan para perempuan, gitar tak cuma berdenting—ia menyala. Ia menjadi medium ekspresi, pemberontakan, dan kelembutan sekaligus.--
Kerap disangka “sekadar” bassist, ternyata Della Monica juga mahir memainkan gitar. Di berbagai sesi unplugged Padi Reborn, petikan gitarnya menampilkan sisi lain: halus, atmosferik, penuh nuansa. Ia membuktikan bahwa kekuatan seorang musisi tak selalu dalam gebrakan, tapi juga dalam ketenangan dan presisi.
BACA JUGA:Profil Yngwe Malmsteen, Sang Gitaris Tangan Dewa yang Mendunia
4. Rani Ramadhany – Seniman Dua Dunia
Siapa bilang harus pilih satu alat musik? Rani Ramadhany dikenal sebagai drummer sejak remaja, namun kini juga aktif sebagai gitaris, penulis lagu, hingga content creator musik digital.
Dengan gaya yang edgy dan eklektik, Rani tak segan mencampur jazz, pop, dan rock ke dalam aransemen gitarnya. Ia adalah representasi generasi baru musisi perempuan multitalenta.
5. Nita Aartsen – Virtuoso di Balik Komposisi
Meski lebih dikenal sebagai pianis jazz kaliber internasional, Nita Aartsen punya sentuhan magis dalam permainan gitar klasik dan komposisi beraroma Latin. Dalam beberapa penampilan, ia menyisipkan petikan gitar akustik yang lembut namun bernyawa tinggi.
Ia bukan sekadar memainkan alat musik, ia menciptakan dunia di dalamnya.
BACA JUGA:Ini Dia Alip Ba Ta, Gitaris Fingerstyle yang Pernah Jadi Anggota Qasidah
Gitar Adalah Bahasa yang Netral Gender
Apa yang mereka lakukan lebih dari sekadar memainkan lagu. Mereka membuktikan bahwa gitar bukan milik pria atau wanita—melainkan milik siapa pun yang bersedia mengabdikan dirinya pada suara dan rasa.
Para gitaris ini membuka jalan, menciptakan ruang, dan menyuarakan sesuatu yang lebih besar dari nada: identitas, keberanian, dan kebebasan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: