Jurus Frugal Living ala Warren Buffett: Gaya Hidup Sederhana yang Bikin Cepat Kaya

Jurus Frugal Living ala Warren Buffett: Gaya Hidup Sederhana yang Bikin Cepat Kaya

Warren Buffett, investor legendaris yang menerapkan frugal living --Doc. The Wall Street Journal

JAKARTA, RADARPENA.CO.ID - Warren Buffett, salah satu orang terkaya di dunia, terkenal bukan hanya karena kejeniusannya dalam berinvestasi, tetapi juga karena gaya hidup frugal living yang ia jalani hingga kini. 

Meski kekayaannya mencapai ratusan miliar dolar, Warren Buffett tetap hidup sederhana dan tidak suka menghambur-hamburkan uang. Ia percaya bahwa kunci menjadi kaya bukan hanya tentang seberapa besar penghasilanmu, tapi seberapa bijak kamu mengelola uang yang dimiliki. 

Artikel ini akan mengulas enam jurus frugal living ala Warren Buffett yang bisa kamu tiru agar bisa cepat kaya.

1. Tinggal di Rumah Sederhana

Mengutip Yahoo Finance, Warren Buffett telah tinggal di rumah yang sama di Omaha, Nebraska selama lebih dari 60 tahun. Rumah tersebut ia beli pada tahun 1958 seharga USD 31.500. 

BACA JUGA:

Meski kini nilainya telah meningkat tajam, Buffett tidak pernah tergoda untuk pindah ke rumah mewah. Ia justru menyebut rumah itu sebagai salah satu investasi terbaiknya. Gaya hidup sederhana ini menunjukkan bahwa rumah nyaman tak harus mahal.

2. Jarang Berutang

Buffett sangat jarang berutang, terutama untuk kebutuhan konsumtif. Ia hanya pernah mengambil KPR untuk rumah liburan, meskipun saat itu ia mampu membayar secara tunai. 

Menurutnya, uang yang dimiliki bisa digunakan untuk peluang lain yang lebih menguntungkan. Buffett percaya bahwa bebas utang adalah langkah bijak dalam mencapai kemandirian finansial.

3. Menggunakan Mobil Sederhana

Alih-alih mengoleksi mobil mewah, Buffett memilih mengendarai mobil biasa. Mobil terakhir yang ia beli adalah Cadillac XTS pada tahun 2014. Ia bahkan menyebut dirinya tidak butuh mobil baru karena jarang berkendara. 

"Sebenarnya, saya hanya berkendara sekitar 3.500 mil setahun, jadi saya akan sangat jarang membeli mobil baru," katanya dikutip dari Forbes.

Prinsip ini menunjukkan bahwa membeli barang sesuai kebutuhan lebih penting daripada mengikuti gaya hidup orang lain.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: