Mengapa Orang tua Dilarang Bandingkan Diri dengan Orang tua lainnya?
Jangan membandingkan diri dengan orang tua yang lain--
Beberapa anak berbicara lebih awal, yang lain berjalan lebih awal. Beberapa kesulitan dengan matematika, sementara yang lain berkembang pesat dalam musik. Mengasuh anak bukan tentang mencentang kotak—melainkan tentang memahami ritme unik perkembangan anak.
BACA JUGA:7 Keajaiban Tubuh yang Terjadi Saat Kamu Tidur, Nomor 5 Bikin Kaget!
3. Perbandingan menimbulkan rasa bersalah, bukan pertumbuhan
Sedikit perbandingan dapat memotivasi pola asuh yang lebih baik.
Hal ini jarang terjadi. Sebaliknya, hal itu menimbulkan rasa bersalah yang tidak terungkapkan, membuat orang tua mempertanyakan setiap keputusan, setiap reaksi, dan setiap momen istirahat.
Rasa bersalah dapat mengaburkan momen-momen yang menyenangkan dan mengaburkan gambaran yang lebih besar. Hal itu mengalihkan fokus dari ikatan ke pembandingan. Pertumbuhan datang dari pembelajaran, penyesuaian, dan kasih sayang, bukan dari persaingan.
BACA JUGA:Jumbo Tayang di Rusia dengan Judul Lain, Animasi Indonesia Menembus Pasar Internasional
4. Kekuatan pribadi diabaikan dalam bayang-bayang keunggulan orang lain
Jika orang lain hebat dalam menyelenggarakan pesta ulang tahun atau mengajarkan fonik, mereka pasti lebih pandai mengasuh anak.
Setiap orang tua memiliki kelebihannya sendiri—ada yang menciptakan rumah yang penuh tawa, ada yang memelihara kecerdasan emosional yang mendalam. Membandingkan keterampilan membuat pengasuhan anak menjadi seperti papan skor.
Mengakui kelebihan pribadi, bahkan yang pendiam, sangat penting. Kemampuan untuk mendengarkan dengan sabar, meredakan tangisan, atau sekadar hadir—hal-hal ini sering kali tidak diperhatikan tetapi membentuk dunia anak lebih dari apa pun.
BACA JUGA:7 Cara Efektif Menghilangkan Bad Mood dan Mengembalikan Semangat Seharian
5. Kesehatan emosional menjadi prioritas kedua
Seseorang harus mengimbangi, atau tertinggal.
Perlombaan yang tak kasat mata ini sering kali berujung pada kelelahan, kecemasan, dan hilangnya rasa percaya diri. Dan ketika itu terjadi, hubungan emosional dengan anak dapat perlahan memudar.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: