Ujian Nasional Versi Baru: Dari Penentu Kelulusan ke Pemotret Mutu Pendidikan
Wujud baru UN--
Radarpena.disway.id, Jakarta - Pendidikan Indonesia terus bergerak mengikuti tuntutan zaman.
Salah satu perubahan paling signifikan dalam beberapa tahun terakhir adalah penghapusan Ujian Nasional (UN) dan peralihannya ke sistem baru bernama Asesmen Nasional (AN).
Transformasi ini bukan sekadar perubahan nama, melainkan perubahan paradigma dalam cara kita memotret kualitas pendidikan di negeri ini.
UN Dihapus, AN Diberlakukan
Sejak tahun 2020, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi resmi menghapus Ujian Nasional.
Keputusan ini lahir dari keprihatinan atas praktik belajar yang terlalu berorientasi pada hafalan dan hasil tes semata.
Sebagai gantinya, pemerintah memperkenalkan Asesmen Nasional, sistem penilaian yang tidak lagi berfokus pada siswa secara individual, melainkan pada mutu sekolah secara keseluruhan.
BACA JUGA:Pemilik Populasi Usia Produktif Terbesar di G20, Indonesia Masuk Tiga Besar
BACA JUGA:Pengepungan di Bukit Duri: Pecahkan Rekor, Bangkitkan Genre Aksi Dewasa Indonesia
Apa Itu Asesmen Nasional?
Asesmen Nasional merupakan evaluasi yang dilakukan secara nasional untuk mengukur mutu pendidikan di setiap sekolah.
Tujuannya bukan menentukan kelulusan siswa, melainkan memberikan gambaran menyeluruh tentang kondisi pembelajaran di sekolah tersebut. AN terdiri dari tiga komponen utama:
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: