Inovasi Mahasiswa UMS: Filter Rokok dari Daun Nanas, Ramah Lingkungan dan Berprestasi Internasional
UMS temukan daun nanas bisa jadi filter rokok--
Radarpena.disway.id, Jakarta - Sekelompok mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) berhasil menciptakan inovasi unik berupa filter rokok yang terbuat dari daun nanas. Inovasi ini tak hanya menarik perhatian karena keunikannya, tetapi juga mendapatkan apresiasi di tingkat internasional sebagai solusi yang lebih ramah lingkungan untuk mengurangi dampak negatif dari asap rokok.
Tim mahasiswa yang terdiri dari Hana Rahmawati, Mira Shofiah, M. Daffa Qory Maulana, dan M. Thoriq Azwar ini bekerja di bawah bimbingan dosen Riza Maulana. Mereka menggabungkan beberapa bahan seperti beta-kitosan, karbon aktif, dan ekstrak komponen tertentu dari daun nanas untuk menciptakan filter rokok alami yang mampu menyaring zat-zat berbahaya dalam asap sebelum masuk ke tubuh perokok.
BACA JUGA:Karakter Tung Tung Sahur: Inovasi Mainan Ramadan yang Penuh Keceriaan
BACA JUGA:Kolaborasi dan Inovasi Kemendikdasmen untuk Mewujudkan Pendidikan Modern
Penggunaan daun nanas bukan tanpa alasan. Serat daun nanas telah lama dikenal memiliki kualitas yang baik dan telah diteliti memiliki potensi sebagai bahan dasar pembuatan kertas dan produk ramah lingkungan lainnya. Melalui inovasi ini, limbah pertanian berupa daun nanas dapat dimanfaatkan menjadi produk bernilai tambah yang tidak hanya ekonomis, tetapi juga berkontribusi terhadap kesehatan dan kelestarian lingkungan.
Keberhasilan mahasiswa UMS ini juga menunjukkan bahwa kreativitas dan kepedulian terhadap isu kesehatan serta lingkungan dapat menghasilkan karya inovatif yang mendapat pengakuan luas. Mereka berhasil meraih penghargaan internasional berkat filter rokok alami ini, menandai bahwa inovasi anak bangsa mampu bersaing di panggung global.
Ke depan, jika dikembangkan secara berkelanjutan, filter rokok dari daun nanas ini berpotensi menjadi produk alternatif di industri tembakau, menawarkan pilihan yang lebih sehat dan ramah lingkungan bagi para perokok sekaligus membuka peluang baru dalam pemanfaatan limbah pertanian.(*)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: