Proker 100 Hari, Mesin Ekonomi NTT ala Melki–Johni: Menggerakkan Desa untuk Dunia

Proker 100 Hari, Mesin Ekonomi NTT ala Melki–Johni: Menggerakkan Desa untuk Dunia

Program Kerja 100 Hari Melki dan Johni--

Kartu Kredit Pemerintah Daerah: Dorong Belanja Transparan

Untuk mempercepat transaksi dan memperluas jangkauan pembelian produk lokal oleh instansi pemerintah, Pemprov NTT meluncurkan Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD). Sistem ini meningkatkan efisiensi dan transparansi pengelolaan anggaran, sekaligus menjadi instrumen penggerak konsumsi produk OVOP.

BACA JUGA:Cair! Cek dan Cara Dapatkan Bantuan Subsidi Upah (BSU) 2025 bagi Pekerja

 

Sinergi: Desa, Swasta, dan Komunitas

Pemerintah tidak berjalan sendiri. Melalui koperasi, kelompok tani, PKK, karang taruna, hingga BUMDes, semangat gotong royong dalam pengembangan OVOP ditegakkan. Peran mitra swasta juga terbuka lebar, terutama dalam hal pembiayaan, branding, dan distribusi.

Melki–Johni juga mengusung semangat keterbukaan dan integritas. Mereka mengajak seluruh kepala desa, camat, dan pemangku kepentingan di daerah untuk tidak sekadar menjalankan program, tapi menjadikannya gerakan kolektif.

 

Dari NTT untuk Indonesia dan Dunia

Slogan program ini jelas: “Dari ladang dan laut, ke pasar—efisien, modern, dan aman.” Inilah langkah strategis menjadikan desa sebagai pemain ekonomi aktif, bukan objek pembangunan semata.

Dengan OVOP dan Gerakan Beli Produk NTT, Melki–Johni menanamkan fondasi kuat untuk pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. NTT tidak lagi dilihat sebagai daerah tertinggal, tapi sebagai lumbung inovasi dari Timur Indonesia.

BACA JUGA:Denny Sumargo Ikut Kawal Penyaluran Uang Donasi Agus Salim Rp1,3 M untuk Korban Bencana Alam NTT

 

Radarpena – Dari Desa, Menuju Dunia. Suara Timur, Harapan Indonesia.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: