Bergantungan dengan Leher: Terapi Alternatif Asal Tiongkok untuk Mengatasi Insomnia
Terapi bergantungan pada leher di Shenyang, Tiongkok--
Radarpena.disway.id, Jakarta - Di tengah gempuran obat tidur dan terapi modern, masyarakat Tiongkok memiliki pendekatan unik dalam mengatasi gangguan tidur seperti insomnia.
Salah satunya adalah terapi tradisional yang disebut neck hanging therapy atau terapi "bergantungan dengan leher".
Meski terdengar ekstrem, metode ini masih dipraktikkan oleh sebagian orang di Negeri Tirai Bambu.
Apa Itu Terapi Gantung Leher?
Terapi ini bukan berarti pasien digantung sepenuhnya seperti dalam eksekusi, melainkan menggunakan alat khusus berupa tali atau sabuk yang dikaitkan di leher, lalu digantungkan pada tempat tertentu seperti tiang atau pintu dengan posisi tubuh setengah tergantung.
Tekanan yang dihasilkan bertumpu pada bagian leher dan tulang belakang atas.
Tujuannya adalah memberikan regangan ringan pada leher dan tulang belakang, melancarkan aliran darah, serta melepaskan ketegangan otot dan saraf yang dianggap berkontribusi pada insomnia.
BACA JUGA:Cara Mengecilkan Perut ala dr. Tirta: Efektif dan Ilmiah
Manfaat yang Diklaim
Para praktisi terapi ini mengklaim bahwa metode tersebut dapat:
- Melancarkan sirkulasi darah ke otak
- Merilekskan otot-otot leher dan bahu
- Mengurangi tekanan pada sistem saraf pusat
- Menenangkan pikiran dan tubuh sebelum tidur
- Bagi penderita insomnia, terapi ini dianggap sebagai alternatif untuk membantu mereka tertidur tanpa bantuan obat.
Pandangan Medis
Meskipun terapi gantung leher populer di beberapa kalangan di Tiongkok, dunia medis modern masih meragukan efektivitas dan keamanannya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: