Gavin O Connor: Relevansi Kenyataan Perdagangan Manusia dan Sekuel sudah Melalui Riset
John Bernthal dan Ben Affleck --
Radarpena.co.id, Jakarta - Gavin O'Connor dan produser sekaligus bintang Ben Affleck sudah berbicara dengan Amazon mengenai penyelesaian trilogi The Accountant: "tidak akan butuh sembilan tahun lagi sebelum kami membuat yang ketiga."
Pada tahun 2018, pembuat film tersebut memulai pengembangan untuk menindaklanjuti film yang dibintangi Ben Affleck dan menjadi hit yang tidak terduga dua tahun sebelumnya.
BACA JUGA:Bakal ada The Accountant 3, Kisah Duo Mematikan akan Berlanjut
Bersama penulis skenario waralaba Bill Dubuque, mereka memutuskan untuk menangani perdagangan manusia dalam komedi aksi tentang hubungan persaudaraan Christian (Affleck) dan Braxton Wolff ( Jon Bernthal ).
O'Connor sangat menyadari "tatanan nada yang tinggi" di depannya, tetapi setelah drama Affleck sebelumnya, The Way Back (2020), dibuka di bioskop hanya lima hari sebelum pandemi menutup negara tersebut, ia tahu bahwa ia juga ingin memberikan penonton hiburan popcorn yang ramah teater.
O'Connor bertekad untuk menyelesaikan trilogi Akuntan , dan dia yakin bahwa sekuelnya tidak akan memakan waktu lebih dari satu dekade seperti sekuelnya.
"Kami selalu bermaksud menjadikannya trilogi, dan kami sedang berdiskusi [dengan Amazon], jadi tidak akan butuh sembilan tahun lagi sebelum kami membuat film ketiga," tegas O'Connor. "Chris [Affleck] perlu menemukan cinta. Jadi saya ingin bisa memberikan itu kepada Christian di akhir film ketiga."
BACA JUGA:Film The Accountant 2 jadi Kandidat Film Bioskop Seru 2025, Catat Jadwal Tayangnya!
Mengimbangi Kisah Perdagangan Manusia
Gavin dan Ben memulai ide film itu pada tahun 2018. Saat itulah kami mulai berdiskusi dan menyusun naskah. Saya ingin membangun film seputar perdagangan manusia. Sekali lagi, itu sangat penting bagi saya, dan kami tahu bahwa Ray [JK Simmons] akan meninggal sejak awal. Itulah kunci dalam film ini. Itu membuatnya terasa personal bagi semua orang. Jadi itu sangat disengaja, seperti membawa Braxton ke dalam cerita di akhir babak pertama, menjadikannya film sahabat karib dan semacam film 48 Jam. Itulah yang ada di pikiran seorang Gavin O'Connor.
Dan untuk mengimbangi kelamnya perdagangan manusia, di film The Accountant ( 1 dan 2 ) tidak perlu terkejut jika menemukan sedikit unsur komedi di dalamnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: