Film 'Dendam Malam Kelam', Misteri Hilangnya Jenazah Wanita Korban Pembunuhan

Film 'Dendam Malam Kelam', Misteri Hilangnya Jenazah Wanita Korban Pembunuhan

JAKARTA, RADARPENA.CO.ID - Falcon Pictures akan segera merilis film thriller terbaru berjudul 'Dendam Malam Kelam' yang disutradarai oleh Danial Rifki, yang dijadwalkan tayang mulai 28 Mei 2025 di seluruh bioskop Indonesia. 

Film ini menjanjikan kisah yang berbeda dari film balas dendam pada umumnya.

Menurut Danial Rifki, film “Dendam Malam Kelam” bukan sekadar cerita balas dendam biasa, melainkan menggali lebih dalam tentang luka yang tak pernah sembuh dan bagaimana rasa bersalah bisa berubah menjadi iblis yang terus menghantui. 

"Ini tentang luka yang tidak pernah sembuh, dan bagaimana rasa bersalah bisa menjadi iblis dalam diri seseorang," ungkap Rifki dalam siaran pers Falcon Pictures, Sabtu (27/4/2025).

BACA JUGA:Link Download Tersedia! Ragnarok Landverse Genesis 2025, Petualangan Klasik Berbalut Cuan

Cerita film ini berfokus pada pasangan selingkuh yang berusaha keras untuk menciptakan alibi setelah jenazah istri sah yang mereka bunuh hilang dari kamar mayat rumah sakit. 

Poster film yang dirilis menampilkan gambaran menegangkan dengan sosok mayat yang berada di dalam kamar jenazah, menciptakan atmosfer horor yang mencekam.

Cuplikan film juga menunjukkan dunia yang penuh dengan teka-teki, trauma masa lalu, serta dendam yang tak pernah mati. Ini akan menjadi sebuah perjalanan psikologis yang intens bagi para penontonnya.

Arya Saloka berperan sebagai Jefri, tokoh utama dalam film ini. Ia menggambarkan karakter yang penuh konflik dan tekanan internal yang berat. 

BACA JUGA:Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Akan Pemindahan Patung MH Thamrin ke Jalan Thamrin Mengahadap ke Monas

"Tokoh yang saya perankan memiliki karakter yang kompleks, ia sedang berperang bukan hanya dengan orang lain, tapi dengan dirinya sendiri," ujar Arya Saloka.

Aktris Marissa Anita, yang berperan sebagai Sofia, mengungkapkan bahwa “Dendam Malam Kelam” menyentuh sisi tergelap dalam jiwa manusia. 

"Ini adalah salah satu naskah tergelap yang pernah saya baca. Dan justru karena itulah saya tertarik," kata Marissa.

Film ini diprediksi akan membawa penonton pada pengalaman emosional yang intens, dengan berbagai lapisan cerita yang menggugah pikiran tentang rasa bersalah, pengorbanan, dan akibat dari tindakan yang kelam. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: