Gaya Fashion ‘Old Money’ Kembali Populer, Apa itu dan Kenapa?
Gaya fashion "Old Money"--
Radarpena.co.id,Jakarta - Tren fesyen datang dan pergi. Namun, ada satu gaya yang tetap bertahan, yakni “old money”. gaya klasik ini kini kembali memikat hati para pencinta mode, baik perempuan maupun laki-laki.
Lantas, apa sebenarnya gaya "old money" itu? Bayangkan penampilan keluarga bangsawan atau seseorang yang telah mewarisi kekayaan selama beberapa generasi. Itulah yang disebut gaya busana old money yang kini menginspirasi banyak orang.
Profesor hukum dari Stanford Law School, Richard Thompson Ford, dalam bukunya Dress Code: How the Laws of Fashion Made History, mendefinisikan gaya busana old money sebagai segala Fashion item yang muncul di kalangan elites East Coast Amerika Serikat era 1950-an.
BACA JUGA:Profil Bianca Censori yang Viral karena Outfit Transparan di Grammy
Berbeda dengan "new money" yang cenderung mencolok dan berlebihan, gaya berbusana “old money” justru sebaliknya. Mereka terlihat lebih subtle alias tidak menonjolkan merek pada pakaian atau aksesori yang dikenakan. Meski begitu, mereka tetap terlihat elegan.
Kesan elegan itu didapat karena pakaian yang dikenakan berbahan bagus, seperti katun, kasmir, atau wol, serta berpotongan pas, dan berwarna netral.
Masih dari sumber yang sama, penulis yang juga penganut gaya “old money” Zach Weiss mengungkapkan bahwa ada banyak "ilmu" di balik gaya tersebut.
"Ada beberapa versi berpakaian (old money), yang boleh dibilang tidak terlalu rapi, seperti penggunaan sweter rajut kasar yang disampirkan begitu saja di bahu,” jelas Weiss.
BACA JUGA:5 Inspirasi Outfit Kerja: Tampil Profesional Setiap Hari dengan Gaya Elegan
Ingin contoh nyata? Untuk perempuan, Anda bisa melihat gaya Carolyn Bessette-Kennedy. Istri mendiang John F Kennedy Jr ini dikenal dengan gaya minimalis nan elegan. Sementara untuk laki-laki, Pangeran William bisa menjadi inspirasi dengan setelan jasnya yang rapi.
BACA JUGA:Inspirasi Outfit Kencan Malam Tahun Baru yang Elegan dan Penuh Gaya untuk Tampil Memukau
Lalu, mengapa gaya ini kembali populer? Pembawa acara siniar fesyen bertajuk Articles of Interest, Avery Trufelman, punya teori menarik tentang hal tersebut. "Kemungkinan ini merupakan reaksi terhadap banjir tren fesyen. Orang-orang ingin kembali ke gaya yang aman dan berkelas," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: