Film Horor Pabrik Gula Meledak, Tempat Aslinya di sini
Tempat syuting asli Film Pabrik Gula 2025--
Radarpena.co.id, Jakarta - MD Entertainment akan segera merilis film horor Pabrik Gula dalam format IMAX pada Lebaran 2025. Film yang dibintangi oleh Arbani Yasiz dan Erika Carlina ini cukup diantisipasi oleh penggemar, karena juga diadaptasi dari salah satu thread viral milik SimpleMan.
Jelang penayangannya, sang sutradara, Awi Suryadi, mengungkap berbagai fakta unik tentang lokasi syuting film Pabrik Gula. Berikut selengkapnya.
Awi Suryadi mengungkap, film Pabrik Gula melakukan syuting di dua pabrik gula asli, yang salah satunya masih aktif, sementara yang lainnya tidak. Kedua lokasi tersebut ditetapkan sesuai dengan kebutuhan naskah.
BACA JUGA:Kehidupan Gen Z di Medsos Estetik Realita Terbalik
"Karena kita memerlukan lokasi yang masih aktif untuk adegan panen tebu dan menimbang tebu. Tapi di pabrik yang masih aktif itu, schedule mereka kan gak bisa diganggu. Artisnya waktu syutingnya terbatas. Akhirnya saya harus menggabungkan dengan lokasi yang sudah tidak akti, yang secara estetis juga cocok untuk film horor," kata Awi Suryadi di acara peluncuran poster dan trailer resmi film Pabrik Gula pada Kamis (30/1/2025) di XXI Gandaria City, Jakarta Selatan.
Pabrik gula aktif berlokasi di Cirebon, Jawa Barat dan pabrik gula tidak aktif berlokasi di Klaten, Jawa Tengah.
BACA JUGA:List Film Horor Netflix Terbaru yang Seru Ditonton Saat Libur Lebaran di Rumah
Menurut cerita Awi Suryadi, mereka juga mengalami banyak sekali kejadian tak lazim selama menjalani syuting di pabrik yang sudah tidak aktif. "Pokoknya, ini syuting saya yang paling banyak kejadian yang tidak bisa dijelaskan. Ekstras kesurupan, kru kesurupan, terus ngelihat double gitu. Jadi cerita yang saya ingat adalah sinematografer saya mau pergi salat jam setengah empat, 'Yuk kita salat yuk.' Terus yang diajak bilang alhamdulillah sudah salat. Tapi begitu si sinematografer ini sampai ke musala, orang yang barusan ditanya ada di musala," ungkapnya.
Gak cuma sekali, sang sutradara mengungkap bahwa kejadian serupa terus terjadi sampai empat kali.
BACA JUGA:Norma: Antara Mertua dan Menantu Gagal Bersaing di Bioskop saat Lebaran 2025
Tidak hanya syuting di dua pabrik gula asli, tim produksi film Pabrik Gula juga memperlihatkan totalitas lainnya dengan memborong empat hektar tebu dari petani demi kebutuhan adegan.
Karena syuting di mes pabrik yang sudah tidak aktif, tim produksi juga sempat mengalami kendala logistik dan harus menyesuaikan diri dengan rumah yang tidak memiliki listrik serta plafon yang bocor. (*)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: