Viral RK Diduga Selingkuh, Sosok Wanita Ini Beberkan Isi Chat
Selingkuhan Ridwan Kamil beberkan bukti chat-Tangkapan Layar-
JAKARTA, RADARPENA.CO.ID - Dunia maya Tanah Air kembali diguncang kabar mengejutkan. Seorang politikus berinisial RK diduga terlibat dalam skandal perselingkuhan dengan wanita berinisial LM.
Tuduhan ini mencuat setelah LM membeberkan bukti percakapan intim dan janji-janji yang diduga dilakukan oleh RK melalui unggahan di media sosialnya.
LM lewat akun media sosialnya, mengunggah serangkaian tangkapan layar percakapan yang diduga kuat dilakukan dengan RK.
Bukti percakapan yang dibagikan LM menunjukkan hubungan dekat antara keduanya, termasuk pesan-pesan mesra dan pengakuan LM bahwa ia sedang mengandung anak RK.
"Kala itu saya dipaksa ajudan utk ttd surat yang menyatakan saya berbohong/merekayasa team ke rumah saya lebih dari 4 orang kala itu. Saya, kaka saya dan ibu saya dipush. karena saya lihat ibu saya menangis krn dia mengancam akan melakukan hal nekat akhirnya ibu saya menyetujui utk menttd surat tsb dan berjanji bertanggung jawab atas anak saa sampai selesai pendidikan (kuliah) nyatanya?," tulisnya.
BACA JUGA:Viral Pria Baju Loreng Pukuli Seorang Perawat hingga Menjerit Kesakitan
BACA JUGA:Masa Penahanan Nikita Mirzani Diperpanjang 40 Hari, Keluarga Vadel Badjideh Kirim Doa
Unggahan LM ini langsung viral dan memicu reaksi warganet. RK yang selama ini dikenal sebagai sosok religius dan berintegritas tinggi kini dipertanyakan reputasinya.Tuntutan Hak Anak
LM mengaku hanya ingin memperjuangkan hak anaknya.
"Sebelum tau aku hamil yang chat setiap hari dia ngejar2, pas udh tau slowrespon. Di DM baku, di tele mah mesraa.. muaakkk! ini chat kalo ga salah aku lg sakit kontraksi atau apa gt," tulisnya di Instagram.
"Jadi saya hanya minta hak anak saya, bapak n team gak usah takut fasilitas/uang yang bpk nikmatin sekalipun harus kelaparan demi anak, saya rela. Faham ya?," jelasnya.
Meski demikian, LM menyatakan masih menyimpan bukti lain yang belum bisa diungkap ke publik.
"Ada beberapa bagian yang tidak bisa dikonsumsi publik sekarang. Akan saya keluarkan saat waktunya tepat," ujarnya.
Respons Publik
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: