5 Tradisi Perayaan Lebaran di Berbagai Negara yang Sarat Makna, Nomor 4 Paling Unik!

5 Tradisi Perayaan Lebaran di Berbagai Negara yang Sarat Makna, Nomor 4 Paling Unik!

Tradisi perayaan Lebaran di berbagai negara--

Di Arab Saudi, perayaan Lebaran tidak hanya tentang ibadah dan silaturahmi, tetapi juga dimeriahkan dengan berbagai acara seni dan budaya. 

Setelah menunaikan Salat Idul Fitri, masyarakat Arab Saudi biasanya menghadiri pagelaran teater, konser musik, pembacaan puisi, hingga pertunjukan tari tradisional.

Selain itu, masyarakat juga menghias rumah dengan dekorasi khas Lebaran dan menyajikan hidangan lezat seperti daging domba panggang, nasi, dan sayuran.

BACA JUGA:

Tradisi ini mencerminkan semangat berbagi dan merayakan momen kebahagiaan bersama keluarga.

4. Seker Bayram: Perayaan Manis di Turki

Di Turki, Idul Fitri dikenal sebagai "Seker Bayram" atau "Pesta Gula." Tradisi ini berfokus pada kebahagiaan dan kebersamaan dengan keluarga dan komunitas. 

Setelah Salat Idul Fitri, anak-anak mengunjungi rumah tetangga dan kerabat untuk mengucapkan salam. Sebagai gantinya, mereka diberikan permen, cokelat, atau hadiah kecil.

Orang dewasa juga saling berkunjung untuk bersilaturahmi sambil menikmati hidangan khas Turki seperti baklava dan lokum. Tradisi ini tidak hanya mempererat hubungan keluarga, tetapi juga menciptakan suasana hangat dan penuh keceriaan.

5. Ziarah Kubur dan Pakaian Khas di China

Di China, komunitas Muslim merayakan Lebaran dengan tradisi ziarah kubur sebagai bentuk penghormatan terhadap leluhur. 

Tradisi ini memiliki makna mendalam karena mengingatkan akan pentingnya sejarah dan perjuangan umat Muslim di masa lalu.

Selain itu, masyarakat Muslim di China juga memiliki pakaian khas yang dikenakan saat Lebaran. Laki-laki memakai setelan jas dan kopiah putih, sementara perempuan mengenakan pakaian hangat dan kerudung. Tradisi ini menegaskan identitas budaya dan keagamaan yang kuat.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait