Hoax atau Fakta, Rumor Hamish Daud Lecehkan Eks Karyawan Viral tapi Revisi
Isu tak sedap mengungkit nama Hamish Daud --
BACA JUGA:Diisukan Tak Bayar Gaji Karyawan, Begini Penjelasan Hamish Daud
Bahkan sejak perusahaannya goyang awal tahun 2024, Hamish juga tak banyak bicara mengenai. Meski kabar ini pertama berembus di akhir 2023.
Octopus merupakan startup daur ulang sampah yang menyajikan platform untuk memudahkan pengumpulan produk limbah dari konsumen dan mendaur ulangnya menjadi bahan baku.
Startup yang berbasis di Jakarta ini mengumumkan putaran modal sebesar USD5 juta (sekitar Rp75 miliar) yang dipimpin oleh Openspace dan SOSV pada Juli 2023.
Octopus didirikan tahun lalu oleh lima orang teman, yakni Mohammad Ichsan, Hamish Daud, Niko Adi Nugroho, Rizki Mardian, dan Dimas Ario sebagaimana dilansir CNBC.
Saat itu, mereka mengatakan akan menggunakan suntikan modal segar untuk ekspansi agresif. Dana yang didapat akan digunakan termasuk untuk lima fasilitas pemilahan dan 1.700 pos pemeriksaan di empat kota yakni Jakarta, Bandung, Bali dan Makassar, dengan tujuan menangani 380 ton sampah, mulai dari plastik untuk peralatan elektronik setiap bulan.
Namun, Octopus dalam beberapa bulan terakhir digoncang beragam masalah. Octopus dituding tidak membayar gajinya CEO Octopus, Moehammad Ichsan disebut mengaku merupakan lulusan dari UC Berkeley. Setidaknya, itulah yang diungkapkan tiga sumber online Tech in Asia,mulai tahun 2020.
Namun, pernyataan tersebut diketahui tidak benar. Soal pembayaran gaji pegawai,Ichsan sudah membuka suara. "Untuk masalah gaji adalah tanggung jawab saya sebagai CEO serta para pemegang mayoritas saham," katanya dalam pernyataan yang diterima Radarpena, Rabu (27/12).
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: