Mengenal Kota Ende Sebagai Saksi Sejarah Lahirnya Pancasila
Presiden Soekarno sempat diasingkan oleh Pemerintah Belanda ke Kota Ende dengan tujuan dijauhkan dari rakyat Indonesia. Belanda tahu besarnya pengaruh Soekarno bagi rakyatnya--
Pengasingan membuat Bung Karno lebih berpikir jernih tentang banyak hal.
Mulai dari mempelajari agama Islam lebih mendalam, belajar tentang pluralisme, hingga melakukan kegiatan melukis maupun drama pementasan.
Tak hanya itu, Soekarno juga suka merenung selama berjam-jam di sebuah taman di Kota Ende, tepatnya di bawah pohon sukun yang rindang.
Buah dari renungan di bawah pohon sukun tersebutlah yang melahirkan tiap butir kehidupan dalam Pancasila yang menjadi dasar negara Republik Indonesia.
Taman Renungan Pancasila : Destinasi Kaya Sejarah
Kini, taman yang dikenal dengan Taman Renungan Bung Karno atau Taman Renungan Pancasila menjadi salah satu destinasi wisata sejarah di Kota Ende.
Taman yang berlokasi di Kecamatan Rukun Lima, terdapat patung Bung Karno sedang duduk merenung di bawah pohon sukun.
Pohon sukun tersebut bukanlah pohon asli yang selalu menemani Soekarno merenung selama masa pengasingan.
Pohon yang dikenal sebagai "Pohon Pancasila" tersebut merupakan pohon sukun yang baru ditanam pada tahun 1981. Sebab, pohon yang asli sudah tumbang sejak 1960.
Tidak jauh dari Taman Renungan Pancasila, terdapat Rumah Pengasingan Bung Karno, tepatnya di jalan Perwira, Kelurahan kotaraja, Kecamatan Ende Utara, Kabupaten Ende.
Kondisi rumah yang menjadi tempat tinggal Soekarno selama masa pengasingan tersebut masih terawat sangat baik.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: