Benarkah Es Teh Solo Kurang Baik Dikonsumsi? Ini Penjelasannya

Benarkah Es Teh Solo Kurang Baik Dikonsumsi? Ini Penjelasannya

Es teh Solo bukanlah minuman yang “berbahaya”, namun dapat menjadi kurang sehat bila dikonsumsi secara berlebihan, terutama karena kandungan gulanya yang tinggi.--

Radarpena.co.id, Jakarta - Es teh Solo, minuman segar yang kerap menjadi pelengkap hidangan di rumah makan dan warung makan tradisional di kawasan Solo dan sekitarnya, memang memiliki cita rasa khas: teh yang kuat dan manis, disajikan dingin dalam gelas besar. Namun, belakangan muncul kekhawatiran di tengah masyarakat, benarkah Es teh Solo kurang baik dikonsumsi, terutama jika diminum secara rutin?

 

Kandungan Gula yang Tinggi

Salah satu alasan utama mengapa es teh Solo bisa dianggap kurang baik adalah karena kandungan gulanya yang tinggi. Banyak penjual yang menambahkan gula dalam jumlah besar untuk memberikan rasa manis yang kuat, sesuai selera lokal. Dalam jangka panjang, konsumsi gula berlebih dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit, seperti:

  • Diabetes tipe 2
  • Obesitas
  • Kerusakan gigi
  • Gangguan metabolisme

Apalagi jika es teh dikonsumsi setiap hari sebagai pengganti air putih, maka tubuh akan terus dibanjiri kalori kosong dari gula yang tidak memiliki nilai gizi berarti.

BACA JUGA:Mengintip Bahan Pembuat Bakso Keliling di Perumahan

Efek Minuman Dingin Setelah Makan

Beberapa orang juga meyakini bahwa minum minuman dingin seperti es teh setelah makan dapat mengganggu pencernaan. Meskipun belum ada bukti ilmiah yang kuat mengenai hal ini, sebagian individu memang melaporkan gejala seperti kembung atau rasa tidak nyaman di perut setelah mengonsumsi minuman dingin usai makan berat.

BACA JUGA:Char Kway Teow, Kwetiau Goreng Khas Penang yang Lezat dan Wajib Dicoba!

Kafein dan Dehidrasi

Teh mengandung kafein dalam kadar ringan. Jika dikonsumsi berlebihan, terutama dalam bentuk manis dan dingin, bisa memberikan efek samping seperti gangguan tidur, peningkatan detak jantung, atau bahkan dehidrasi ringan—apalagi jika tidak diimbangi dengan konsumsi air putih yang cukup.

 

Masih Aman Jika Dikonsumsi Secara Bijak

Meski begitu, bukan berarti es teh Solo harus dihindari sepenuhnya. Kuncinya ada pada pola konsumsi:

  • Minum dalam jumlah wajar dan tidak setiap hari.
  • Kurangi atau hindari gula berlebih (bisa pesan versi tawar atau sedikit gula).
  • Tetap prioritaskan air putih sebagai sumber utama cairan harian.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: