Mengenal Lebih Dalam Wae Rebo: Rumah Adat, Budaya, dan Cara ke sana

Mengenal Lebih Dalam Wae Rebo: Rumah Adat, Budaya, dan Cara ke sana

Mengenal desa Wae Rebo --

Tarian Caci 

Bentuk budaya lainnya adalah Tarian Caci, sebagai salah satu bentuk refleksi diri dari kebudayaan dan kehidupan masyarakat Wae Rebo. 

Tenun 

Produk kerajinan tangan Desa Wae Rebo berupa kerajinan tenun. Kain tenun bermotif Manggarai mirip bunga dengan warna cerah. 

BACA JUGA:Dari Bali hingga Nias, Ini 8 Pantai Ombak Besar di Indonesia yang Jadi Surga Para Peselancar!

Hasil kebun 

Desa Wae Rebo juga memiliki kebun kopi. Wisatawan yang berkunjung biasanya akan dihidangkan kopi Flores yang nikmat. Ada juga madu hutan. 

Cara Menuju ke Wae Rebo 

  • Bagi wisatawan yang ingin menuju Desa Wae Rebo perlu untuk mempersiapkan fisik yang prima. Perjalanan menuju Desa Wae Rebo akan dilakukan dengan berjalan kaki sekitar 4 hingga 5 jam. Waktu tempuh yang dibutuhkan dapat lebih panjang, tergantung fisik karena trekking akan dilakukan dengan mendaki sekitar 7 Km. 
  • Wisatawan yang ingin menuju Desa Wae Rebo dapat memulai perjalanan dari Kota Ruteng, NTT. Perjalanan udara dari Denpasar (Bali) dapat langsung menuju Ruteng. Jika tidak ada penerbangan, Anda dapat menggunakan travel dari Labuan Bajo, ibu kota Kabupaten Manggarai Barat menuju Ruteng. 
  • Tiba di Ruteng perjalanan dilanjutkan ke Desa Denge atau Dintor dengan waktu tempuh sekitar 2 jam. Desa Denge merupakan desa terakhir yang dapat diakses kendaraan.
  • Perjalanan menuju Denge dapat menggunakan ojek atau truk kayu, yang biasa dapat ditemui di Terminal Mena dengan jam operasional 09.00-10.00. Jika ingin lebih hemat dapat menggunakan truk kayu, sayangnya angkutan ini tidak setiap saat beroperasi. 

Di desa Denge terdapat home stay yang dapat digunakan untuk menginap. Fasilitas lain berupa pusat informasi dan perpustakaan. Perjalanan selanjutnya ditempuh dengan berjalan kaki menuju Desa Wae Rebo sekitar 4 hingga 5 jam. Tiba di Desa Wae Rebo, wisatawan menumpang di rumah adat masyarakat setempat jika ingin menginap. Karena di desa tersebut, tidak ada home stay atau penginapan.(*)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: