Jangan Sampai Ditegur! Ini 5 Etika Simpel yang Wajib Kamu Patuhi Saat Berkunjung ke Bali

Jangan Sampai Ditegur! Ini 5 Etika Simpel yang Wajib Kamu Patuhi Saat Berkunjung ke Bali

Danau Batur, Bali-ilustrasi-berbagai sumber

JAKARTA, RADARPENA.CO.ID - Bali selalu jadi primadona destinasi liburan, baik bagi wisatawan lokal maupun mancanegara.

Siapa sih yang nggak jatuh cinta sama keindahan pantainya, budaya yang kental, dan suasana spiritual yang bikin adem hati?

Tapi, liburan ke Bali itu nggak bisa sembarangan lho. Meski tempatnya ramah dan terbuka untuk wisatawan, tetap ada norma dan kebiasaan lokal yang wajib kamu hargai.

Jangan sampai niat liburan jadi pengalaman nggak enak cuma karena kamu abai sama hal-hal kecil tapi penting.

Nah, biar liburanmu di Pulau Dewata makin berkesan dan nggak bikin warga lokal sebel, ini dia beberapa aturan tak tertulis alias etika yang perlu banget kamu tahu. 

BACA JUGA:Dari Bali hingga Nias, Ini 8 Pantai Ombak Besar di Indonesia yang Jadi Surga Para Peselancar!

BACA JUGA:7 Spot Wisata Kintamani Bali untuk Liburan Seru Bareng Keluarga: Pura Ulun Danu hingga Museum Geopark Batur!

1. Jangan Sembarangan Injak Sesajen

Kalau kamu jalan-jalan di Bali, pasti sering melihat canang, sesajen kecil yang diletakkan di jalanan, depan toko, atau di bawah pohon. Isinya biasanya bunga, makanan kecil, dan dupa yang dibungkus daun.

Meskipun kelihatannya sepele, sesajen ini punya makna spiritual yang dalam bagi masyarakat Bali. Jadi, jangan pernah menginjak atau menendangnya, apalagi sengaja.

Kalau tanpa sadar menginjaknya, tunjukkan rasa bersalah dan sampaikan permintaan maaf. Itu bentuk rasa hormat yang sangat dihargai.

2. Hormati Aturan Saat Masuk Pura

Pura bukan tempat wisata biasa, itu tempat suci untuk ibadah. Jadi, kamu harus datang dengan sopan. Wajib pakai kain dan selendang yang diikat di pinggang sebagai bentuk penghormatan.

Biasanya kamu bisa meminjamnya di pintu masuk, tapi lebih baik bawa sendiri biar praktis.

Perlu diingat juga, kalau kamu sedang haid atau punya luka yang mengeluarkan darah, kamu sebaiknya tidak masuk ke area pura. Ini bukan diskriminasi, tapi bentuk penghormatan terhadap kesucian tempat tersebut.

3. Jangan Ganggu Prosesi Keagamaan

Kadang kamu akan menemukan upacara adat di jalan atau pura. Kalau pas banget kamu lagi ada di sana, hormatilah prosesi tersebut.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait