Sepak Bola Indonesia Berduka, IGK Manila Tutup Usia, Sang Manajer Emas SEA Games 1991
Mantan manajer Timnas Indonesia dan Persija Jakarta, I Gusti Kompyang (IGK) Manila, meninggal dunia hari ini di RS Bunda Menteng, Jakarta.-Instagram-@persija
BACA JUGA:Liverpool Berduka, Bintang Andalan The Reds Diogo Jota Meninggal Dunia
Perjalanan Karier dan Pengabdian
IGK Manila mengundurkan diri dari Persija pada 2007 karena fak
tor usia dan kesehatan. Namun, kiprahnya tidak berhenti di dunia olahraga. Pada tahun 2020, ia dipercaya menjadi Gubernur Akademi Bela Negara (ABN) Partai NasDem, menunjukkan dedikasinya dalam bidang organisasi dan pembinaan generasi muda.
Selain di sepak bola, IGK Manila juga dikenal luas sebagai tokoh olahraga nasional dan mendapat julukan "Bapak Wushu Indonesia" berkat kontribusinya dalam mengembangkan cabang olahraga bela diri tersebut.
Kehilangan Besar bagi Olahraga Indonesia
Kepergian IGK Manila meninggalkan duka mendalam bagi dunia olahraga Indonesia, khususnya sepak bola.
Sosoknya akan selalu dikenang sebagai pemimpin yang membawa harum nama bangsa di kancah internasional, sekaligus sebagai figur yang mengabdikan hidupnya bagi perkembangan olahraga nasional.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: