Tanpa Struick dan Marselino, Timnas Indonesia U-23 Siap Lawan Brunei di Laga Pembuka Piala AFF U-23 2025

Tanpa Struick dan Marselino, Timnas Indonesia U-23 Siap Lawan Brunei di Laga Pembuka Piala AFF U-23 2025

Rafael Struick saat bela timnas Indonesia --Instagram:@rafaelstruick

JAKARTA, RADARPENA.CO.ID - Tim Nasional Indonesia U-23 akan memulai perjuangannya di Piala AFF U-23 2025 dengan menghadapi Brunei Darussalam pada Selasa, 15 Juli 2025 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.

Namun, dalam laga pembuka ini, dua bintang muda Timnas, yakni Rafael Struick dan Marselino Ferdinan, dipastikan absen dari skuad.

Struick & Marselino Absen, Vanenburg Tetap Optimis

Pelatih Timnas U-23, Gerald Vanenburg, mengonfirmasi bahwa Struick dan Marselino tidak masuk dalam daftar pemain untuk turnamen kali ini. Keduanya sebelumnya menjadi andalan di era kepelatihan Shin Tae-yong.

"Rafael Struick dan Marselino? Tidak, mereka tidak di sini. Nama-nama sudah kami berikan dan mereka tidak bermain di sini," jelas Gerald saat konferensi pers di Jakarta, Selasa (15/7/2025).

Gerald merasa dengan tanpa kehadiran Struick dan Marselino tidak akan mengubah dari segi kualitas pemain yang sudah dibangunnya.

BACA JUGA:Pelatih Timnas U-23 Puji Kondisi Rumput GBK Jelang Piala AFF 2025: Sempurna!

BACA JUGA:Anthony Ginting Comeback di Japan Open 2025: Misi Bangkit dari Cedera Dimulai

"Saya senang dengan pemain yang saya miliki dan mereka harus berkembang. Kualitas mereka sudah membuat saya bahagia," unkap Gerald.

Target Menang di Semua Laga Grup A

Timnas Indonesia U-23 tergabung di Grup A bersama Malaysia, Filipina, dan Brunei Darussalam. Vanenburg menyatakan target utamanya adalah memenangkan semua laga grup, termasuk pertandingan penutup melawan rival utama, Malaysia.

"Yang bisa kami lakukan adalah mengalahkan semua lawan, karena mereka juga akan berusaha melakukan hal serupa," pungkas dia.

Malaysia Siap Berikan Perlawanan

Sementara itu, Pelatih Timnas Malaysia U-23, Mohamad Nafuzi Zaini, juga menyatakan antusiasmenya bisa kembali satu grup dengan Indonesia. Ia menilai atmosfer dari para pendukung Indonesia akan memberikan tantangan tersendiri.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait