PT LIB Rekrut Jebolan J-League untuk Benahi Liga Indonesia, Erick Thohir Beri Apresiasi
Erick Thohir Apresiasi LIB, Terbaru Rekrut Jebolan J- League untuk Benahi Liga Indonesia-PSSI-
“Banyak negara belum gunakan VAR di liga dua, bahkan Championship Inggris tempat Oxford United bermain juga belum pakai VAR. Tapi di Indonesia kita sudah mulai,” tambah Erick.
Komitmen Perbaikan Sistem Perwasitan
Erick Thohir juga menegaskan bahwa perbaikan sistem perwasitan nasional menjadi salah satu fokus PSSI dan LIB. Saat ini PSSI sudah bekerja sama dengan Ogawa, serta akan mulai menghadirkan wasit asing (maksimal 30%) untuk meningkatkan kualitas dan memberikan pembelajaran langsung kepada wasit lokal.
Hadirnya Takeyuki Oya, Eks J.League: Transformasi Kualitas Liga
Salah satu langkah besar yang diapresiasi Erick adalah rekrutmen Takeyuki Oya sebagai General Manager (GM) Competition and Operation LIB. Oya merupakan figur berpengalaman dari Jepang, yang telah berkecimpung di J.League selama 16 tahun.
"Saya percaya proses, kita beri kesempatan Oya bekerja. Jangan selalu, oh ini udah sebulan kerja, mana hasilnya? Semua itu perlu waktu. Tapi apa yang dilakukan Liga hari ini sudah baik. Apakah ada pihak-pihak individu yang happy atau tidak happy? Ya itu bagian dari demokrasi. Tetapi saya yakin transformasi yang terjadi di Liga itu bukan karena tekanan. Tapi karena kesadaran yang disampaikan tadi oleh Oya, potensialnya luar biasa," ungkapnya.
"Beliau (Tekeyuki Oya) bisa melihat potensi itu. Kalau bangsa kita tidak melihat potensi itu, ada yang salah sama kita. Yang kedua, tadi kenapa dia pilih di Indonesia padahal beliau banyak tawaran. Karena Komitmen, dari pemerintah Indonesia serius memperbaiki sepak bola. Kita PSSI punya komitmen, Liga punya komitmen. Nah ini yang kita harapkan, masyarakat, supporter, semua punya komitmen yang sama. Untuk tadi memberi kesempatan sepak bola kita dibangun," pungkasnya.
Langkah-langkah inovatif PT LIB, mulai dari penerapan VAR hingga rekrutmen tokoh berpengalaman internasional, menunjukkan komitmen tinggi untuk meningkatkan kualitas Liga Indonesia.
Dengan dukungan penuh dari PSSI dan stakeholder lainnya, transformasi sepak bola nasional kini bukan lagi mimpi—tapi proses nyata yang sedang berlangsung.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: