Absen di Pemakaman Diogo Jota, Cristiano Ronaldo Panen Hujatan
Cristiano Ronaldo dan Diogo Jota -Tangkapan layar -
JAKARTA, RADARPENA.CO.ID - Cristiano Ronaldo kembali menjadi sorotan setelah tidak menghadiri pemakaman Diogo Jota dan adik sekaligus sesama pesepak bola, Andre Silva, yang berlangsung penuh haru di Gondomar, Portugal, Sabtu (5/7/2025).
Keputusan kapten Timnas Portugal itu untuk tetap berada di Mallorca, Spanyol, guna menikmati liburan musim panas di atas kapal pesiar mewah, memicu gelombang kekecewaan publik terutama dari kalangan jurnalis, penggemar, hingga rekan sesama pesepak bola.
Jota dan Andre meninggal dunia pada Kamis dini hari waktu setempat dalam kecelakaan mobil di jalan tol A-52 dekat Zamora, Spanyol, dalam perjalanan ke pelabuhan Santander.
Menurut laporan, Jota memilih jalur darat karena kondisi kesehatannya tidak memungkinkan untuk terbang usai menjalani operasi paru-paru.
Pemakaman Dihadiri Pesohor Sepak Bola Eropa
Upacara pemakaman Jota dan Andre Silva di Igreja Matriz de Gondomar menjadi momen penghormatan terakhir yang dihadiri tokoh penting dari berbagai kalangan.
Presiden Portugal Marcelo Rebelo de Sousa, Perdana Menteri Luis Montenegro, hingga pelatih timnas Roberto Martinez hadir bersama sejumlah bintang sepak bola seperti Bernardo Silva, Diogo Dalot, Ruben Neves, Joao Cancelo, dan pemain Liverpool seperti Virgil van Dijk.
Ruben Neves bahkan turut mengusung peti jenazah sahabatnya ke gereja.
Ronaldo Pilih Diam, Publik Bertanya
Hingga artikel ini ditulis, Cristiano Ronaldo belum memberikan klarifikasi resmi soal absennya. Ia hanya mengunggah pesan duka melalui Instagram sesaat setelah kabar kecelakaan maut itu beredar.
"Tak masuk akal. Baru kemarin kita bersama di timnas. Untuk keluargamu, istrimu, dan anak-anakmu, aku kirimkan doa dan kekuatan. R.I.P. Diogo dan André. Kami semua akan merindukan kalian," tulis Ronaldo.
Namun, banyak pihak menganggap unggahan tersebut tak cukup. Antonio Cristovao, jurnalis senior Portugal, menilai absennya Ronaldo tak bisa dibiarkan tanpa penjelasan.
"Dia adalah kapten tim nasional. Ketidakhadirannya harus dijelaskan. Ini soal tanggung jawab moral," ujar Cristovao.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: