Eric Garcia Jadi Pahlawan Tak Terduga Barcelona: dari Bek Tengah hingga Pencetak Gol Penentu
Eric Garcia Jadi Pahlawan Tak Terduga Barcelona-tangkapan layar-
JAKARTA, RADARPENA.CO.ID - Musim 2024/2025 menjadi titik balik dalam karier Eric Garcia, bek asal Catalunya yang kini menjelma menjadi salah satu pemain paling krusial di skuad Barcelona asuhan Hansi Flick.
Tidak hanya solid dalam bertahan, Eric Garcia juga mulai rutin mencatatkan namanya di papan skor—bahkan dalam laga-laga penting.
Cetak Gol di El Clásico dan Liga Champions
Meskipun bukan tugas utamanya, Garcia telah mencetak lima gol musim ini, sebuah pencapaian luar biasa untuk pemain bertahan. Gol paling ikoniknya datang di Estadi Olímpic saat menghadapi Real Madrid dalam laga El Clásico—momen emosional karena itu merupakan gol pertamanya di kandang.
Beberapa hari kemudian, ia kembali mencetak gol penting saat melawan Inter Milan di Liga Champions. Kala itu, Barca tertinggal 0-2 sebelum Garcia membuka harapan lewat golnya, yang sempat membawa tim unggul 3-2, meski akhirnya kalah 4-3.
Pahlawan dalam Laga Comeback
Hanya lima hari berselang, Eric Garcia kembali berperan sebagai pemantik kebangkitan. Barcelona kembali tertinggal 0-2, dan Garcia sekali lagi mencetak gol pertama untuk membuka jalan menuju kemenangan 4-3 yang luar biasa.
BACA JUGA:Jadwal Siarang Langsung Thailand Open 2025 Hari Ini: Bobby/Melati dan Adnan/Indah Hadapi Laga Berat
BACA JUGA:Begini Respons PSSI Usai FIFA Jatuhkan Sanksi Akibat Ulah Suporter saat Kontra Lawan Bahrain
Dan tak berhenti di situ, dalam laga Liga Champions lainnya melawan Benfica, ia mencetak gol penting untuk menyamakan kedudukan menjadi 4-4 sebelum Barca memastikan kemenangan dramatis 5-4. Dalam setiap pertandingan, Garcia menunjukkan mentalitas baja dan kemampuan mencetak gol yang semakin berkembang.
Fleksibilitas Jadi Kunci
Salah satu kekuatan utama Eric Garcia musim ini adalah fleksibilitasnya. Ia telah bermain di beberapa posisi—bek tengah, bek sayap, hingga gelandang. Di laga melawan Madrid dan Inter, ia tampil sebagai bek sayap menggantikan Jules Koundé yang cedera.
Di final piala dan laga melawan Valladolid, ia bahkan dipercaya mengisi posisi gelandang, menggantikan Pedri dan Gavi.
Fleksibilitas inilah yang membuat Hansi Flick sangat menghargai kehadirannya. Eric Garcia bukan hanya pelapis, tetapi kini menjadi pemain inti dengan kontribusi besar, baik saat bertahan maupun menyerang.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: