Jelang Piala Dunia U17 2025, Timnas Indonesia U17 Ikuti Pelatihan Komunikasi dan Sosial Media

Jelang Piala Dunia U17 2025, Timnas Indonesia U17 Ikuti Pelatihan Komunikasi dan Sosial Media

Timnas Indonesia U17 Ikuti Pelatihan Komunikasi dan Sosial Media -PSSI-

JAKARTA, RADARPENA.CO.ID - Jelang tampil di Piala Dunia U-17 2025, para pemain Timnas U-17 Indonesia mengikuti pelatihan komunikasi dan pengelolaan sosial media di Hotel Le Méridien, Jakarta, Jumat (18/4).

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan public speaking, personal branding, dan penggunaan media sosial secara positif bagi para Garuda Muda.

Materi Pelatihan Fokus pada Praktik

Pelatihan yang dikoordinasikan dengan tim kepelatihan ini mengusung tiga topik utama:

Communication & Public Speaking – Melatih kepercayaan diri berbicara di depan umum.

Personal Branding – Membangun citra positif sebagai atlet profesional.

Social Media Handling – Bijak dalam bermedia sosial untuk menghindari risiko negatif.

BACA JUGA:Korban Dugaan Pelecehan Seksual di Persada Hospital Nambah, Kuasa Hukum: 'Modus mirip'

BACA JUGA:Viral, Oknum Anggota Polres Diduga perkosa Tahanan Wanita di Pacitan

Garuda Muda sukses menembus Piala Dunia U-17 2025 setelah lolos hingga babak 8 besar Piala Asia U-17 2025 yang berlangsung di Arab Saudi. Indonesia menjadi juara Grup C dengan torehan sembilan poin hasil dari kemenangan atas Korea Selatan, Yaman dan Afghanistan. Namun di babak 8 besar harus mengakui keunggulan dari Korea Utara.

Putri Ayuningtyas selaku narasumber dari Sepikul Institute menyatakan, kegiatan ini bertujuan untuk melatih komunikasi para penggawa Timnas di depan publik. Menurutnya, para pemain kini sudah menjadi representatif dari Timnas dan sebuah negara ketika memakai seragam kebanggaan Garuda sehingga pola komunikasi harus tertata dengan baik.

"Tujuannya untuk memberikan rasa pecaya diri kepada para pemain terutama berbicara di depan umum. Karena sekali lagi yang melekat kepada diri mereka tidak hanya tentang individu pemain, namun juga mewakili Timnas dan negara," ujar Putri Ayuningtyas.

"Sepikul Institute sangat senang bisa memberikan beberapa hal yang bisa mereka bawa pulang dan bisa diterapkan ke depannya. Pesan kepada anak-anak kalau lagi emosi, jauhkan dari sosial media sejauh-jauhnya. Untuk berhadapan dengan sosial media harus bijak," tambah Putri terkait pentingnya pemahaman sosial media bagi pemain muda.

Sementara itu bagi pemain merasakan langsung dampak positif dari sesi Media dan Communication Training. Mochammad Mierza Firjatullah menilai kegiatan ini dapat berguna untuk mengembangkan karier dan kemampuan di luar lapangan sepak bola.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait