Hattrick Kelam: Italia Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026 Usai Takluk dari Bosnia
Timnas Italia--azzurri
radarpena.co.id - Tim nasional Italia kembali mengukir tinta kelam dalam sejarah sepak bola mereka yang tidak lolos ke Piala DUnia 2026 setelah dikalahkan Bosnia-Herzegovina dalam laga final play-off jalur kualifikasi zona Eropa. Hasil ini mencatatkan bahwa tim berjuluk Gli Azzurri menoreh hattrick atau tiga kali tidak lolos ke Piala Dunia.
Bertanding di Stadion Bilino Polje, Zenica, Italia sebenarnya sempat membuka harapan besar melalui gol Moise Kean pada menit ke-15. Keunggulan tersebut membawa angin segar bagi anak asuh Genaro Gattuso untuk mengakhiri kutukan absen di turnamen paling bergengsi sejagat tersebut. Namun, tuan rumah enggan menyerah begitu saja.
Bosnia-Herzegovina, yang tampil militan di hadapan pendukung sendiri, akhirnya mampu menyamakan kedudukan lewat aksi Haris Tabakovic pada menit ke-79. Skor imbang 1-1 bertahan hingga waktu normal dan babak tambahan usai, sehingga pemenang harus ditentukan melalui drama adu penalti.
Dalam babak tos-tosan, mentalitas baja justru berpihak pada skuad "Naga dari Balkan". Bosnia sukses mengonversi peluang dengan sempurna, sementara para algojo Italia tampak kehilangan ketenangan. Italia akhirnya menyerah dengan skor 4-1 di babak adu penalti, yang sekaligus memastikan tiket putaran final Piala Dunia 2026 jatuh ke tangan Bosnia.
BACA JUGA:Drama Play-off Piala Dunia 2026: Italia Merana, Bosnia hingga Turki Segel Tiket Putaran Final
BACA JUGA:Adu Gengsi Final FIFA Series 2026: Nilai Pasar Skuad Garuda Lampaui Timnas Bulgaria
Hat-trick Kegagalan yang Tragis

Bosnia vs Italia di Kualifikasi Piala Dunia 2026--@azzuri
Hasil ini menjadi pukulan telak bagi publik sepak bola Italia. Pasalnya, ini merupakan kegagalan ketiga mereka secara berturut-turut untuk menembus putaran final Piala Dunia. Sejak terakhir kali mencicipi atmosfer pesta bola dunia pada edisi 2014 di Brasil, raksasa Eropa ini seolah kehilangan taringnya di fase kualifikasi.
Sejarah mencatat rentetan kegagalan Italia dimulai pada kualifikasi Piala Dunia 2018. Saat itu, mereka kalah bersaing dengan Spanyol di fase grup dan harus mengakui keunggulan Swedia di babak play-off. Nasib serupa terulang pada kualifikasi 2022, di mana Italia hanya menjadi runner-up di bawah Swiss, sebelum akhirnya tumbang secara mengejutkan dari Makedonia Utara.
Pada edisi 2026 ini, Gianluigi Donnarumma dan kawan-kawan sebenarnya memiliki peluang besar. Meskipun hanya menempati peringkat kedua di fase grup di bawah Norwegia, mereka sempat membangkitkan asa dengan kemenangan 2-0 atas Irlandia Utara pada babak pertama play-off. Sayangnya, tembok kokoh Bosnia di partai final menjadi akhir dari perjalanan mereka.
Kegagalan ini memastikan Italia hanya akan menjadi penonton saat Piala Dunia berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko tahun ini. Federasi sepak bola Italia kini menghadapi tekanan besar untuk melakukan evaluasi total demi mengembalikan kejayaan sang pengoleksi empat gelar juara dunia tersebut.
"Para pemain ini tidak pantas menerima ini, atas usaha, cinta, dan tekad mereka. Kami memiliki tiga peluang, dan sebagian besar umpan silang mereka hampir tidak menyentuh kami," kata Gattuso selepas laga kepada RAI Sport.
"Saya pribadi meminta maaf karena tidak berhasil, tetapi para pemain ini telah memberikan segalanya," sambungnya.
BACA JUGA:Jadwal Final Play-off Piala Dunia 2026: Italia Tantang Bosnia, Turki Siap Tempur di Markas Kosovo
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: