Bacaan Doa Qunut Subuh Lengkap Arti dan Hukumnya dalam Islam

Bacaan Doa Qunut Subuh Lengkap Arti dan Hukumnya dalam Islam

Amalan doa agar cepat mendapatkan pekerjaan yang halal dan berkah--Stockphoto/agrobacter

JAKARTA, RADARPENA.CO.ID - Dalam ajaran Islam, shalat Subuh memiliki keistimewaan tersendiri, salah satunya adalah adanya bacaan doa qunut pada rakaat kedua. 

Doa qunut ini dibaca setelah i'tidal dan sebelum sujud, dengan harapan memperoleh rahmat, perlindungan, dan petunjuk dari Allah SWT. 

Banyak umat Islam yang sudah terbiasa membaca doa qunut, meskipun terdapat perbedaan pendapat mengenai hukumnya. 

Artikel ini akan mengulas lengkap tentang bacaan doa qunut Subuh, arti, serta hukumnya menurut pandangan para ulama.

BACA JUGA:

Bacaan Doa Qunut Subuh

Bacaan doa qunut Subuh umumnya dilantunkan secara perlahan dan penuh kekhusyukan. Berikut adalah versi panjang yang umum dibaca sebagaimana menukil buku Panduan Muslim Sehari-hari karya KH. M. Hamdan Rasyid & Saiful Hadi El-Sutha:

اللَّهُمَّ اهْدِنِي فِيْمَنْ هَدَيْتَ، وَعَافِنِي فِيْمَنْ عَافَيْتَ، وَتَوَلَّنِي فِيْمَنُ تَوَلَّيْتَ، وَبَارِكْ لِي فِيْمَا أَعْطَيْتَ، وَقِنِي بِرَحْمَتِكَ شَرَّمَا قَضَيْتَ، فَإِنَّكَ تَقْضِي وَلَا يُقْضَى عَلَيْكَ، وَإِنَّهُ لَا يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ، وَلَا يَعِزُّ مَنْ عَادَيْتَ ، تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ ، فَلَكَ الْحَمْدُ عَلَى مَا قَضَيْتَ، أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوْبُ إِلَيْكَ، وَصَلَّى اللَّهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ النَّبِيِّ الْأُمّي وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَ سَلَّم

Allaahummah dinii fii man hadaits, wa 'aafiinii fii man 'aafaits, wa tawallanii fii man tawallaits, wa baarik lii fii maa a'thaits, wa qi nii syarra maa qadhaits, fa innaka taqdhii wa laa yuqdhaa 'alaik, wa innahuu laa yadzillu mau waalaits, tabaarakta rabbanaa wa ta'aalits.

Artinya: "Ya Allah, berilah aku petunjuk di antara orang-orang yang Engkau beri petunjuk, berilah kesejahteraan kepadaku di antara orang-orang yang Engkau beri kesejahteraan, tolonglah aku di antara orang-orang yang kau beri pertolongan, berikanlah keberkahan kepadaku pada apa-apa yang Engkau berikan kepadaku, dan peliharalah aku dari keburukan yang Engkau putuskan, karena sesungguhnya Engkau memutuskan dan tidak diputuskan atas-Mu, dan tiada kehinaan kepada orang yang telah Engkau tolong, Maha Suci Engkau wahai Tuhan kami, lagi Maha Tinggi."

Hukum Membaca Doa Qunut Subuh

Perbedaan pendapat di kalangan ulama membuat hukum membaca qunut Subuh menjadi topik yang cukup sering dibahas.

BACA JUGA:

1. Menurut Mazhab Syafi'i dan Maliki

Mazhab ini menyatakan bahwa membaca doa qunut Subuh hukumnya sunnah muakkad, yakni sangat dianjurkan. Hal ini diperkuat oleh hadits dari Anas bin Malik yang menyebut bahwa Rasulullah SAW terus membaca qunut Subuh hingga wafat.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: