Pengertian Haji: Jenis, Syarat, Rukun, dan Keutamaannya dalam Islam

Pengertian Haji: Jenis, Syarat, Rukun, dan Keutamaannya dalam Islam

Ilustrasi ibadah haji --Foto: baznas.go.id

JAKARTA, RADARPENA.CO.ID - Ibadah haji adalah salah satu kewajiban agung dalam Islam yang menjadi rukun kelima dari lima pilar agama. Melaksanakan haji bukan sekadar perjalanan fisik ke Makkah, tetapi juga perjalanan spiritual menuju kesucian diri. 

Banyak umat Islam yang merindukan saat di mana mereka dapat menyapa Ka’bah secara langsung, menyatu dalam lautan manusia dengan satu tujuan: mengharap ridha Allah SWT. 

Namun, sebelum dapat berangkat ke Tanah Suci, penting bagi setiap Muslim untuk memahami esensi dari ibadah haji. Pengetahuan tentang pengertian, jenis, syarat, rukun, dan keutamaan haji menjadi landasan awal dalam menyempurnakan ibadah ini. 

Artikel ini akan memandu Anda menelusuri semua aspek penting dalam haji agar dapat mempersiapkan diri secara utuh, baik secara fisik, mental, spiritual, hingga finansial.

BACA JUGA:

Pengertian Haji dalam Islam

Haji berasal dari kata Arab al-Hajj yang berarti menyengaja, dalam hal ini menyengaja untuk mengunjungi Ka’bah dan melaksanakan rangkaian ibadah tertentu pada bulan Dzulhijjah. 

Ibadah ini bersifat wajib sekali seumur hidup bagi mereka yang mampu, sebagaimana difirmankan Allah dalam QS. Ali Imran ayat 97:

فِيهِ ءَايَٰتٌۢ بَيِّنَٰتٌ مَّقَامُ إِبْرَٰهِيمَ ۖ وَمَن دَخَلَهُۥ كَانَ ءَامِنًا ۗ وَلِلَّهِ عَلَى ٱلنَّاسِ حِجُّ ٱلْبَيْتِ مَنِ ٱسْتَطَاعَ إِلَيْهِ سَبِيلًا ۚ وَمَن كَفَرَ فَإِنَّ ٱللَّهَ غَنِىٌّ عَنِ ٱلْعَٰلَمِينَ

“Mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah, yaitu bagi orang yang mampu melakukan perjalanan ke Baitullah. Barangsiapa yang mengingkari kewajiban haji, maka sesungguhnya Allah Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari semesta alam.”

Keutamaan Haji

Dikutip dari laman NU online, adapun keutamaan haji antara lain:

  1. Amalan paling utama: Haji mabrur disebut sebagai salah satu amalan terbaik setelah iman dan jihad.
  2. Balasan surga: Haji mabrur dijanjikan langsung ganjaran surga oleh Allah SWT.
  3. Menjadi tamu Allah: Jamaah haji mendapat kehormatan sebagai tamu langsung Allah di Tanah Suci.
  4. Dosa diampuni: Doa-doa dan istighfar jamaah haji dijanjikan dikabulkan.
  5. Menghilangkan kefakiran: Haji dan umrah dapat menghapuskan dosa dan kemiskinan, seperti api yang menghilangkan karat.

Jenis-Jenis Haji

Islam mengenal tiga jenis pelaksanaan haji, yaitu:

  1. Haji Tamattu’: mendahulukan umrah, lalu haji. Jamaah melepas ihram setelah umrah dan memakai kembali ihram saat haji.
  2. Haji Ifrad: hanya melaksanakan haji saja, tanpa umrah.
  3. Haji Qiran: melaksanakan umrah dan haji sekaligus dalam satu ihram.

BACA JUGA:

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: